20.1 C
New York
Rabu, April 29, 2026
BerandaEkonomiWalikota Helldy Minta Direktur BPRS-CM Baru Benahi Pembiayaan Bermasalah

Walikota Helldy Minta Direktur BPRS-CM Baru Benahi Pembiayaan Bermasalah

-

CILEGON, SSC – Novran Erviatman Syarifuddin ditunjuk Walikota Cilegon sebagai Direktur Utama PT Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Cilegon Mandiri Terpilih. Hal ini terungkap dalam Hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) yang dihelat di ruang rapat Walikota pada Rabu (15/12/2021).

Dalam RUPS-LB itu, Helldy Agustian meminta agar Dirut BPRS-CM yang baru bisa membenahi kondisi keuangan BUMD Kota Cilegon itu. Terutama memperbaiki rasio pembiayaan bermasalah atau non performing financing (NPF).

“Tadi kami melihat laporan keuangan bahwa NPF, Rasio Pembiayaan Bermasalah diangka 41,57 persen. Sementara perbankan itu rata-rata dibawah 3 persen dan maksimal 5 persen. Ini enggak normal sampai 41,57 persen. Berarti sudah dalam pengawasan OJK. Makanya, ini urgent dan butuh orang-orang profesional,” kata Helldy kepada awak media usai rapat RUPS-LB di Kantor Walikota Cilegon,” Rabu (15/12/2021).

Helldy mengharapkan, dengan direksi baru yang profesional dapat membawa perubahan di BPRS-CM. Kondisi keuangan BPRS-CM diminta bisa menjadi baik. Khusus untuk pemberian kredit kepada nasabah, pinta Helldy, harus dianalis secara benar.  Jangan sampai kredit dikucurkan kepada nasabah yang malah bermasalah di bank lain.

“Jangan ibaratnya, orang-orang yang pinjam di BPRS-CM ini yang sudah over limit di perbankan lainnya,” harapnya.

Menanggapi hal ini, Dirut BPRS-CM Novran Erviatman mengaku akan memperbaiki rasio NPF. Dengan merestrukturisasi piutang pembiayaan mana yang lancar, kurang lancar hingga macet. Ia mengaku akan lebih teliti dan tak gegabah dalam menyikapi penilaian OJK tersebut.

“Saya akan pilah pembiayaan yang benar-benar sempurna atau tidak. Kita akan lakukan litigasi, eksekusi atau lelang,” pungkasnya. (Ully/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen
- Advertisment -DEWAN 2