CILEGON, SSC – Warga Kota Cilegon mengeluhkan soal penerangan jalan yang berlokasi di sepanjang Jalan Lingkar Selatan (JLS) karena banyak lampu jalan mati.

Akibat minimnya penerangan ini membuat pengguna jalan sering mengalami kecelakan lalu lintas hingga menimbulkan korban jiwa.

Salah satu pengguna jalan, Ahmad menyayangkan dengan kondisi gelapnya kondisi jalan tersebut.

“Ini udah lama banget terjadi. Tapi seakan dari pemerintah cuek dalam kindisi ini. Padahal sering banget terjadi kecelakan lalu lintas hingga ada korban yang meninggal dunia. Semestinya ini harus menjadi perhatian pemerintah. Apa perlu banyak korban jiwa dulu baru diperbaiki,” kata Ahmad,” Selasa (24/11/2020).

Tak hanya gelap, kondisi jalan tersebut juga banyak debu sehingga membuat kendaraan terganggu ketika melintasi jalan tersebut.

“Aneh aja tiang lampunya banyak tapi lampunya gak ada sama sekali. Terus peran pemerintah di sini (Cilegon) apa?,” kesalnya.

Senada dengan Ahmad,  warga lainya, Edi, juga menggeluhkan kondisi jalan yang gelap gulita. Tak hanya gelap, kondisi jalan banyak berlubang.

“Udah gelap ditambah jalanya pun berlubang. Bahaya kalau malam melintas ke jalan ini.

Itukan jalanannya banyak yang berlubang dan enggak keliatan kalau malam, kalau yang udah biasakan tahu medan jalannya, nah kalau yang baru pertama kesini, mereka enggak tahu jalan yang berlubang dimana aja, medan jalan di depan seperti apa,” ujarnya.

Edi menuturkan, kedua jalan besar itu kerap menjadi titik kecelakaan lalu lintas karena kondisi yang gelap dan jalanan yang berlubang. Kendati demikian, ia berharap pemerintah mampu memperbaiki kondisi seperti itu demi kenyamanan dan keamanan saat melintas di jalur industri dan pariwisata ini.

“Saya berharapnya segera diperbaiki aja, biar kita yang pakai motor ini merasa nyaman dengan jalan yang sering dilintasi kendaraan besar menuju kawasan ataupun ke Anyer ini,” pungkasnya.

Sementara itu, Kabid Saran dan Prasarna pada Dinaa Perhubungan (Dishub) Cilegon Irwansyah membenarkan kondisi di Jalan Lingkar Selatan (JLS) gelap dan banyak jalanan yang berlubang.

“Iyah benar banyak yang mati lampunya. Matinya lampu di sana (JLS) karena sering ditabrak. Selain itu, karena adanya covid-19 (virus corona) banyak anggaran yang di recofusing. Mau gimana lagi. Coba nanti kita ajukan kembali untuk biaya perawatannya,” pungkasnya. (Ully)