CILEGON, SSC – Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Cilegon menyatakan jika Kelurahan Ciwedus, Kecamatan Cilegon masuk dalam zona merah dalam peredaran narkoba untuk jenis obat-obatan dan sabu.
Kasi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) pada BNN Kota Cilegon, Candradika membenarkan jika Kelurahan Ciwedus masuk wilayah zona merah dalam peredaran narkoba. Beberapa indikasi Kelurahan Ciwedus dinyatakan rawan narkoba, yakni, banyaknya para pelajar yang sering nongkrong, wilayah perbatasan antara Kota Cilegon dan Kabupaten Serang serta wilayah Cilegon berada di perbatasan Pulau Jawa dan Sumatra.
“Indikasinya sih tak jauh beda dari lokasi antara perbatasan Kabupaten Serang dengan Cilegon. Oleh karena itu, kami menginginkan Kelurahan Ciwedus ini bisa menjadi kelurahan kampung bersinar bebas narkoba,” kata Candradika usai acara Sosialiasi Peredaran Narkoba di Kelurahan Ciwedus,” Kamsi (14/11/2019).
Upaya pencegahan yang dilakukan BNN Cilegon untuk peredaran narkoba, sambung Candra, yakni dengan terus gencar melakukan sosialiasi bahaya narkoba baik dikalangan pelajar, mahasiswa maupun masyarakat umum.
“Sosialiasi akan terus kita lakukan untuk memberantas narkoba di Kota Cilegon. Karena, efek dari penggunaan narkoba sangat berbahaya untuk generasi muda,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Karang Taruna Kelurahan Ciwedus, Aris Surahman tak menampik jika wilayahnya rawan terhadap peredaran narkoba bahkan masuk dalam wilayah zona merah.
“Tiga minggu yang lalu pun saya dipanggil oleh Kanit Satnarkoba Polres Cilegon. Mereka sampaikan, jika Kelurahan Ciwedus zona merah peredaran narkoba. Mereka memerintahkan agar wilayah Ciwedus hadus bebas narkoba,” ungkapnya.
Ia mengaku, sangat kesulitan dalam memberantas narkoba di wilayahnya. Karena, kurangnya perhatian dari pemuda di wilayah Ciwedus dalam memberantas bahaya narkoba.
“Sulit banget mba memberantas narkoba di sini. Pertama, pemuda di sini kurang kompak seakan acuh terhadap bahaya narkoba. Kedua, wilayah Cilegon berbatasan dengan Kabupten Serang. Polres Cilegon pun mengaku kesulitan memberantas pengedarnya, karena berada di wilayah Serang. Untuk itu, saya minta peran pemerintah agar Kelurahan Ciwedus benar-benar bebas narkoba,” pungkasnya. (Ully/Red)

