Pendampingan yang dilakukan dari Badan Riset Inovasi Nasional bidang Inovasi Teknologi dan Brin untuk 2 inovator Cilegon dalam rangka menuju penilaian ditingkat nasional, Senin (10/6/2024). Foto Elfrida Ully/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Pemerintah Kota Cilegon patut berbangga karena dua inovasi baik Inovasi TTG maupun Inovasi Posyantek yang dicetuskan oleh para inovator Kota Cilegon meraih juara umum di tingkat Provinsi Banten.

Kepala Bappeda Litbang Kota Cilegon, Wilastri Rahayu menyatakan, saat ini pihaknya tengah mempersiapkan kebutuhan para inovator yang akan mengikuti penilaian dari pusat. Di mana, 2 inovasi ini berhak mengikuti penilaian yang digelar oleh Kementerian Desa (Kemendes).

“Jadi 2 inovasi (Inovasi TTG dan Inovasi Posyantek) meraih juara umum di tingkat Provinsi Banten. Mewakili Provinsi Banten, 2 inovasi Cilegon akan dinilai kembali oleh pusat yang digelar pada 14 Juli 2024 di NTB (Nusa Tengara Barat),” kata Wilastri kepada Selatsunda.com, Senin (10/6/2024).

Baca juga  Perumda Cilegon Mandiri Bisnis Air Kemasan, Komisi III DPRD Cilegon Ingatkan Pelayanan Utama Jangan Terlupakan

Wilastri menambahkan, saat ini Pemkot Cilegon tengah mempersiapkan penilaian tingkat nasional. Salah satunya tengah dilakukan pendampingan dari Badan Riset Inovasi Nasional bidang Inovasi Teknologi dan Brin.

“Karena itu kami (Bappeda Litbang) meminta pendampingan dari badan riset inovasi nasional bidang inovasi teknolgi untuk memberkkam arahan, masukan terkait dengan pemenuhan aspek-aspek apa yang akan dinilai oleh pusat,” tambah Wanita yang disapa Wil.

Mantan Kepala DPMPTSP Cilegon mengungkapkan ada 9 aspek penilaian oleh Pusat yang harus dipenuhi oleh Kota Cilegon. Diantaranya, aspek pemenuhan rancang bangun, dokumentasi video, aspek RAB, aspek kor bisnis (pemetaan bisnis), aspek penerima manfaat, aspek masalah dan aspek kelebiihan inovasi.

“Selama 2 hari pendampingan inilah, semoga semua aspek tersebut bisa terpenuhi oleh Pemkot Cilegon,” ujarnya.

Baca juga  Pemkot Cilegon Kumpulkan OPD Benahi SOP Perizinan di Mal Pelayanan Publik

Senada dengan Wil, Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan pada Bappeda Litbang Cilegon, Rina Fatwa Aulia menguraikan saat ini total inovasi Kota Cilegon ada sebanyak 224 inovasi, dan 124 inovasi pelayanan publik. Adapun inovasi-inivasi ini sudah mulai dijalankan di masing-masing OPD (Organisasi Perangkat Daeeah) Seperti DKCS, Dindik dan RSUD.

“Kami berharap setelah dilakukan pendampingan, semua ini bisa dipenuhi oleh Kota Cilegon dengan nilai yang baik. Dengan harapan Cilegon bisa menjadi juara 1 tingkat nasional,” harapnya. (Ully/Red)