Kondisi Warga Kelurahan Mekarsari yang mengalami kebanjiran,” Rabu (3/3/2021). Foto : istimewa

CILEGON, SSC – Hujan lebat yang terjadi Kota Cilegon menyebabkan 30 KK (Kepala Keluarga) di Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Pulomerak mengalami kebanjiran. Akibat banjir tersebut warga terutama ibu-ibu dan anak balita mengungsi di masjid terdekat.

Ketua RT 01/06 Lingkungan Sukamaju, Erwin mengatakan, banjir terjadi karena adanya pendangkalan sungai di Sangkanila 1 dan Sangkanila 2. Sehingga menyebabkan air meluap dan rumah warga kebanjiran.

“Jadi tadi kan hujannya deras sekali mulai pukul 21.30 WIB. Karena sungai di Sangkanila 1 dan Sangkanila 2 ada pendangkalan sungai, akhirnya air pun meluap,” kata Erwin, Rabu (3/3/2021).

Ia menyatakan, banjir yang merendam rumah warga mencapai ketinggian hingga 1 meter. Akibatnya, warga banyak mengungsi.

“Akibat kejadian ini, ibu-ibu dan anak balita kita evakuasi ke Masjid Alhidayah karena ketinggian air sendiri sudah mencapai 1 meter,” tuturnya.

Ia mengungkapkan, sejak 2 tahun ini, Sungai Sangkanila 1 dan Sangkanila 2 belum ddilakukan normalisasi oleh dinas terkait. Bahkan, saat diajukan oleh warga setempat, rekomendasi tersebut tak kunjung di realisasi oleh pihak Pemkot Cilegon.

“Sebenarnya sudah kita (warga) minta agar sungai ini di normalisasi. Tapi, tidak pernah diakomodir oleh pemerintah. Saya sih berharap, pemerintah dapat mencarikan solusi akibat dari banjir ini,” pungkasnya. (Ully/Red)