Aktivitas kendaraan yang hendak masuk di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon tepatnya di loket tiket terganggu akibat mati lampu, Rabu (3/3/2021). Foto Istimewa

CILEGON, SSC – Pelabuhan Merak, Kota Cilegon mengalami mati lampu, Rabu (3/3/2021). Akibat kondisi ini, aktivitas bongkar muat dan pelayanan di Pelabuhan Merak terganggu.

Berdasarkan sumber Selatsunda.com yang bekerja sebagai petugas dari salah satu perusahaan pelayaran di Pelabuhan Merak, mati lampu terjadi dua kali. Kondisi mati lampu pertama terjadi pada pukul 17.20 WIB. Lampu sempat menyala dua puluh menit kemudian namun kembali mati pada 18.14 WIB.

“Dua kali mati lampu, pertama jam 17.20 WIB. Sekitar 20 menit kemudian menyala. Tapi jam 18.14 WIB mati lagi. Baru menyala 16 menit kemudian,” ujar sumber yang identitasnya enggan disebutkan.

Sumber menyebutkan, semestinya ASDP saat mati lampu dapat menjalankan sistem manual. Matinya lampu itu membuat kendaraan yang masuk ke pelabuhan tidak bisa terlayani dan membuat kapal yang bersandar tidak mengangkut muatan.

Baca juga  Larangan Warung Nasi Buka di Siang Hari Tuai Kontroversi, Ini Penjelasan Walikota Serang Syafrudin

“Bagaimana mau angkut muatan, tolgatenya tertutup karena mati lampu. Kapal yang sandar jadi nggak ada muatan,” ungkapnya.

Sementara itu, General Manajer PT ASDP Merak, Hassan Lessy menyatakan, masalah mati lampu sudah dapat teratasi. Diakuinya memang mati lampu membuat aktivitas di pelabuhan terganggu.

“Aktivitas memang sedikit terganggu. Itu tidak ada macet sampai keluar pelabuhan. Hanya di depan loket tiket saja,” tuturnya.

Pasca lampu menyala, kata dia, aktivitas di pelabuhan dan bongkar muat muatan penumpang kendaraan dan pejalan kaki normal seperti biasanya.

“Sudah kembali normal, sudah seperti biasanya,” pungkasnya. (Ronald/Red)