CILEGON, SSC – Untuk menjamin keselamatan penumpang dalam pelaksanaan Angkutan Natal dan Tahun Baru 2019, kapal-kapal di penyeberangan Pelabuhan Merak-Bakauheni dilakukan uji petik.

Kepala Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Banten, Herwanto mengatakan, uji petik yang diselenggarakan merupakan kegiatan rutin dan dilakukan secara berkala oleh pihaknya. Dari 58 kapal yang siap dioperasikan pada angkutan nataru di penyeberangan Pelabuhan Merak-Bakauheni ini perlu di uji petik untuk memastikan kelaik lautan kapal.

“Kapal di (pelabuhan) merak ini ada 70 kapal, 58 kapal siap untuk melayani angkutan natal dan tahun baru, kemudian ada 9 yang dalam dock, 3 dalam kondisi rusak dan siap untuk dock. Yang sudah di rampcheck sampai saat ini ada 51 kapal,” ungkapnya disela – sela kegiatannya saat uji petik di KMP Kirana II yang sandar di Dermaga I, Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Kamis (20/12/2018).

Herwanto mengatakan, pada pemeriksaan uji petik ini tidak ditemukan masalah yang signifikan. Sejumlah alat keselamatan yang belum sesuai diminta pihaknya untuk segera dibenahi.

“Yang kita periksa alat-alat keselamatan. Kalau mesinnya kan sudah ada sertifikat saat pemeriksaannya. Tadi hanya temuan-temuan kecil saja seperti adanya life bouy fiber yang terikat, seharusnya tidak boleh terikat. Hal-hal kecil seperti ini sudah disampaikan kepada operator untuk dilakukan perbaikan,” paparnya.

Ia berharap, angkutan Nataru yang sebenat lagi akan dilaksanakan dapat berjalan dengan lancar. Keselamatan penumpang saat kapal berlayar dapat dijamin seutuhnya sebagai upaya menciptakan zero accident.

“Kita berupaya seoptimal mungkin (menjamin keselamatan penumpang). Karena keselamatan tidak ada ditawar-tawar lagi. Keselamatan adalah tanggungjawab kita semua bukan hanya otoritas pelabuhan tetapi masyarakt juga berperan,” pungkasnya. (Ronald/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here