Seorang warga mengikuti tes swab di Dinas Kesehatan Kota Serang, Rabu (14/10/2020). Foto Istimewa

SERANG, SSC – Pemerintah Kota (pemkot) Serang telah menjalani tes swab massal untuk menekan jumlah pasien terpapar Virus Corona. Berdasarkan Rekapitulasi Sampel Swab PCR Covid-19 Provinsi Banten hingga 10 Oktober 2020, Pemkot Serang telah menjalani tes swab sebanyak 6.435 orang.

Meski tes swab massif dilakukan namun jumlah tersebut belum melampaui 1 persen jumlah penduduk yang ditetapkan WHO (World Health Organization). Dari target 6.886 orang yang ditetapkan, pemkot baru mencapai 93,5 persen.

Ketua Bidang Komunikasi Publik pada Gugus Satuan Tugas Covid-19 Pemkot Serang, Hari Pamungkas menyatakan, pihaknya untuk mencapai target WHO akan gencar melakukan tracking kasus.

Sejauh ini dari jumlah keseluruhan yang menjalani tes swab, 5.772 orang diantaranya telah keluar hasilnya dan 303 orang dinyatakan positif corona.

Baca juga  Guru dan Tenaga Honorer di Kota Serang Terima Tambahan Honor Dari Pemerintah Pusat

“Tetap dikejar tracking kasus, setelah minimal 1 persen dari jumlah penduduk keseluruhan sesuai pesan WHO,” kata Hari dikonfirmasi, Rabu (14/10/2020).

Pemkot Serang setelah melampaui target tersebut, kata dia, akan kembali menjalankan strategi sedianya seperti di awal pandemi Covid-19. Baik pencegahan dengan cara represif maupun promotif.

“Represif itu pencegahan melalui edukasi, sedangkan promotif itu promosi kesehatan melalui publikasi, dua-duanya sama, tujuannya untuk pencegahan,” paparnya.

Disinggung maraknya aksi demonstrasi di Serang berpotensi menimbulkan klaster baru, Hari belum bisa memastikannya. Setiap penetapan klaster perlu mempelajari kasusnya.

“Kita lihat, kalau misalnya ada penularan di situ (klaster demonstrasi), itu warga mana? Nanti baru lakukan epidemiologis (tracking),” tandasnya. (SSC-03/Red)