CILEGON, SSC – Pemerintah Kota Cilegon mencatat warga menjalani isolasi mandiri di Kota Cilegon sejak 26 Juni hingga 5 Juli 2021 tembus 798 kasus. Dari jumlah tersebut, 4 dari 8 wilayah kecamatan di Kota Cilegon tercatat sebagai wilayah dengan kasus terbanyak.
Berdasarkan data yang diterima Selatsunda.com, ratusan warga yang menjalani isman tersebar di 8 kecamatan. Untuk Kecamatan Cibeber total warga yang menjalani isman ada sebanyak 111 orang.
Kecamatan Cilegon total warga yang menjalani isolasi mandiri sebanyak 153 orang. Kecamatan Pulomerak sebanyak 55 orang.
Selanjutnya, Kecamatan Ciwandan total yang menjalani Isman ada 38 orang. Kecamatan Jombang 117 orang. Kecamatan Grogol 52 orang. Kecamatan Purwakarta 80 orang, Kecamatan Citangkil 192 orang.
“Data ini kita terima dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cilegon setiap per 10 hari. Kalau dilihat dari graficnya, kecamatan yang paling tinggi menjalani Isman covid-19 ada di Kecamatan Citangkil, Kecamatan Cilegon, Kecamatan Jombang, dan Kecamatan Cibeber,” kata Juru Bicara Satgas Covid-19, Azis Setia Ade saat dikonfirmasi Selatsunda.com, Rabu (7/7/2021).
Ia menyatakan, kebanyakan warga diisolasi mandiri dari hasil tracking berasal dari klaster keluarga.
“Jadi mayoritas warga yang menjalani isolasi mandiri ini dari kluster keluarga. Warga yang menjalani isoman ini telah mendapatkan bantuan dari pemerintah berupa sembako dan bantuan dari para tangga yang tidak terpapar covid-19,” ujarnya.
Pihaknya menghimbau kepada masyarakat yang tinggal di lokasi yang sama dengan warga yang diisolasi mandiri dapat meningkatkan kepedulian dengan memberikan dukungan dan motivasi.
“Hal ini akan membuat warga yang sedang menjalankan isolasi merasa semangat untuk segera sembuh dan merasa tidak merasa sendiri,” ungkapnya.
Utamanya kepada seluruh warga Cilegon agar dapat mematuhi aturan PPKM Darurat yang saat ini tengah diterapkan pemerintah. (Ully/Red)

