CILEGON, SSC – Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Merak masih menyelidiki dugaan kasus tewasnya salah seorang sekuriti di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Jumat (19/4/2019). Sekuriti yang diketahui bernama Juhri (25) ditemukan tewas dalam kondisi mengambang di perairan dekat Dermaga 1.
“Kita belum tahu, mungkin disayat ikan. Karena kalau kita hitung waktu kondisi dia meninggal sampai dia kerja, itu sudah 1 sampai 2 hari. Kita masih menyelidiki dulu,” ujar Kepala KSKP Pelabuhan Merak, AKP Salahudin dikonfirmasi.
Dari informasi awal yang dihimpun oleh pihaknya, korban sebelum ditemukan tewas bekerja sebagai sekuriti di area Dermaga 2. Dua hari sebelum kejadian, korban bekerja pada shift 3 mulai pukul 24.00 WIB, Rabu (17/4/2019) hingga pukul 08.00 WIB, Kamis (18/4/2019).
“Dia piket masuk jam 24.00 WIB, malam kamis di shift 3. Pagi jam 08.00 WIB kan waktunya serah terima, nah kami belum tahu dia ikut serah terima atau tidak, atau juga dia langsung hilang. Karena jadwal off-nya dari kamis sampai jumat hari ini,” tandas Kapolsek.
Sebelumnya, Basarnas Pos SAR Merak mendapat laporan korban tewas di Derrmaga 1 sekitar pukul 14.20 WIB, Jumat (19/4/2019). Mayat korban pertama kali ditemukan oleh petugas tambat di Dermaga 2. Petugas SAR langsung bergerak mengevaluasi korban dengan kapal rib di perairan dekat dermaga 1, posisi terakhir korban ditemukan.
“Jadi kita mendapat laporan pertama dari petugas derek, pak Ujang. Saat itu kita sedang pengecatan di kapal. Langsung kita bergegas mengevakuasi,” ungkap Kepala Pos SAR Merak, Sutikno dikonfirmasi.
Jasad korban langsung dibawa mbulance ASDP dan dilarikan ke rumah sakit terdekat. Dari ciri-ciri tubuh korban ditemukan ada luka di kepala bagian kanan korban. Kasus tersebut diserahkan ke Kepolisian Pelabuhan Merak untuk diselidiki. (Ronald/Red)

