CILEGON, SSC – Walikota Cilegon, Edi Ariadi rupanya tak mau main-main terkait kasus dugaan bocornya gas kimia yang ditimbulkan oleh PT Dover Chemical yang terjadi di Lingkungan Sumur Wuluh, Kelurahaan Geram, Kecamatan Grogol, pada Selasa (4/6/2019) pekan lalu. Bahkan, ia meminta agar Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Ujang Iing benar-benar serius menangani kasus pencemaran udara tersebut yang sebelumnya sempat beberapa kali menganggu kesehatan warga setempat.
“Itu Kepala LH (Ujang Iing,red) gak boleh main-main untuk hal ini. Jangan ada permainan apapun antara dinas maupun pihak Dover. Saya gak mau masyarakat Cilegon khususnya yang tinggal di Sumur Wuluh menjadi korban atas gas kimia yang ditimbulkan oleh pihak Dover,” kata Edi kepada Selasunda.com di ruang kerjanya, Senin (10/5/2019).
Edi mengaku, sampai saat ini dirinya belum menerima informasi detail atas investigasi yang dilakukan oleh tim DLH ke PT Dover.
“Belum terima informasi apapun dari Pak Iing. Katanya sih udah nurunin tim ke sana (Dover,red). Hasilnya seperti apa belum disampaikan lagi ke saya. Gak boleh main-main lah, kan saya mau ngelurusin yang bengkok-bengkok,” ucapnya.
Sementara, Kepala Dinas Limgkungan Hidup Cilegon, Ujang Iing coba dihubungi melalui sambungan telepon belum terkonfirmasi. Telepon yang dituju kepada mantan Camat Ciwandan ini juga belum diangkat. (Ully/Red)

