20.1 C
New York
Selasa, Juni 16, 2026
BerandaPeristiwaProtes PHK Sepihak, Buruh Blokir Jalan Kawasan Industri Krakatau Steel

Protes PHK Sepihak, Buruh Blokir Jalan Kawasan Industri Krakatau Steel

-

CILEGON, SSC – Ratusan buruh outsourching yang tergabung dalam sejumlah serikat buruh di Kota Cilegon melakukan aksi blokir jalan di Kawasan Industri Krakatau Steel (KS), Rabu (3/7/2019). Pemblokiran jalan ini bentuk protes kepada KS menolak Restrukturisasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) Massal.

Pantauan Selatsunda.com, aksi pemblokiran jalan ini dimulai sekitar pukul 12.00 WIB. Pemblokiran jalan dilakukan setelah buruh kecewa tidak bisa bertemu dengan Direktur Utama, Silmy Karim saat aksi unjuk rasa di Gedung Teknologi KS. Buruh kemudian melakukan aksi konvoi kendaraan ke Kantor Pemerintahan Kota Cilegon.

Baca : Aksi Tolak Restrukutisasi Berlanjut, Ribuan Buruh Outsourching Kembali Demo Krakatau Steel

Mobil pengarah demo berjalan pelan dari Kawasan Industri hingga Jalan Raya Cilegon-Merak, Kelurahan Kotabumi, Kecamatan Purwakarta saat mengarahkan massa aksi

Aksi blokir jalan ini dengan memperlambat kendaraan mulai dilakukan dari pintu masuk kawasan industri. Aksi ini membuat kendaraan di kawasan tepat dibelakang massa buruh terjebak. Kendaraan yang keluar dari pintu tol Cilegon Barat yang mengarah ke kawasan industri dialihkan petugas kepolisian masuk ke arah kota dan memutar ke Jalan Raya Cilegon-Anyer.

Beberapa kendaraan yang berada dibelakang massa aksi juga terlihat memutar balik menghindari macet karena aksi tersebut. Hingga pukul 14.00 Wib, aksi blokir dengan berjalan lambat ini baru sampai di jalan Raya Cilegon-Merak, Kelurahan Kotabumi, Kecamatan Purwakarta. Mobil pengarah demo tampak berada didepan massa aksi yang berkendaraan. Diantara buruh yang berjalan pelan tampak mendorong dari atas kendaraan. Petugas kepolisian baik Pores Cilegon, Tim Huru-hara serta Water Canon Brimob Polda Banten juga terlihat mengawal massa aksi dengan ketat. (Ronald/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini