CILEGON, SSC – Kakak kandung Walikota Cilegon, Tb Iman Ariadi yakni Ratu Ati Marliati mengklaim dirinya akan dilantik sebagai Wakil Walikota Cilegon oleh Gubernur Banten, Wahidin Halim, pekan depan. Klaim ini disampaikan dia setelah mendapat kabar dari sumber di internal di Kemendagri bahwasannya SK Pengangkatannya sebagai Wakil Walikota Cilegon telah ditandatangani oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahyo Kumolo.
“Insa Allah minggu depan ibu sudah dilantik oleh Pak Gubernur atas nama Mendagri (Cahyo Kumolo,red). Dengan begitu, ibu dapat mendampingi Pak Walikota (Edi Ariadi,red) di pemerintahan,” ujar Ati usai menghadiri kegiatan Apresiasi Guru dan Tenaga Guru di salah satu rumah makan di Kota Cilegon, Senin (29/7/2019).
Sejauh ini, terang Ati, berkas kelengkapan pengangkatan dirinya sebagai wakil walikota diketahuinya sudah dipenuhi DPRD Cilegon lewat Pemerintah Cilegon dan diteruskan ke Pemerintah Provinsi Banten. Saat ini, kata dia, berkas sudah diproses di Kemendagri.
“Untuk berkas-berkas sih sudah diserahkan semua dari Pemkot Cilegon ke Pemprov Banten sehingga dari Pemprov bisa menyerahkan ke Pak Menteri (Tjahjo Kumolo)” jelas Ati.
Sementara, Kepala Biro Pemerintahan Setda Provinsi Banten Gunawan Rusminto yang menanggapi hal ini belum mengetahui kabar tersebut.
“Itu beliau dari mana beritanya? Sampai saat ini staf saya belum melaporkan ke saya atas informasi pelantikan tersebut. Saya selalu pantau perkembangan dari proses pelantikan tersebut langsung ke Kemendagri,” paparnya.
Ia menerangkan, penyerahan berkas Ati dari Pemprov ke Kemendagri sudah disampaikan pada Selasa, 23 Juli 2019 lalu. Penelaahan dokumen dan kajiannya, kata dia, sedang diproses di Bagian Biro Hukum Pemerintahan Kemendagri.
“Informasi yang saya terima terakhir dari staf saya pada Jumat kemarin, itu berkas masih di Biro Hukum Pemerintahan Kemendagri. Jadi, prosesnya masih menunggu sekarang dari Kemendagri,” tegas Gunawan.
Mengenai pemenuhan kelengkapan berkas persyaratan, lanjutnya, pemprov sudah menyatakan lengkap.
“Kalau dari kita sudah fix, tidak ada lagi. Dan itu sudah dibuat pernyataan Ketua DPRD, bahwa semua surat sudah asli dan lengkap,” tuturnya. (Ully/Red)

