PANDEGLANG, SSC – Menko Polhukam, Wiranto bukan satu-satunya yang menjadi korban penusukan dua pelaku yang menyerangnya di Alun-alun Menes, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, Kamis (10/10/2019). Selai Wiranto, ada tiga orang juga menjadi korban peristiwa tersebut.
“Jumlah korban ada empat, termasuk Beliau (Menko Polhukam),” kata Kapolda Banten Irjen Pol Tomsi Tohir kepada awak media, Kamis, (10/10/2019).
Informasi yang dihimpun dari RSUD Berkah Pandeglang, korban lain yang diserang oleh pelaku diantaranya ajudan Danrem 064/Maulana Yusuf (MY) Serda Yogi Wahono, Kapolsek Menes, Kompol Dariyanto dan tokoh masyarakat, Fuad Syauqi.
“Ajudannya Danrem luka ringan di dada sebelah kanan. Kita tangani secara medis dan juga kita sudah terapi, termasuk pemberian serum,” kata dr Firmansyah, Dirut RSUD Pandeglang.
Ia menjelaskan, untuk kondisi Fuad Syauqi pasca peristiwa mengalami luka ringan di dada bagian kiri dan kanannya. Saat ini, Fuad Syauqi sendiri masih dirawat di RSUD Berkah Pandeglang. Sedangkan Serda Yogi Wahono sudah diperbolehkan pulang dan menjalani rawat jalan
Sementara, Kapolsek Kompol Dariyanto dirawat RSUD Pandeglang pasca perisriwa. Dia mengalami luka di dada bagian atas dan dibagian punggungnya. Kapolsek kemudian dipindahkan ke RS Sari Asih untuk perawatan intensif.
“Dirujuk ke RS Sari Asih, karena rumah beliau di Serang, atas permintaan sendiri, keluarga,” paparnya.
Menurut Dirut Firmansyah, diantara keempat korban yang mengalami luka parah adalah Wiranto.
“Iya (Wiranto). (yang) Dirawat Fuad, kita siapkan di ruang utama, tetap kita rawat dulu. Fuad perlu kita observasi,” bebernya. (Ronald/Red)

