CILEGON, SSC – Sejumlah nelayan di Kota Cilegon nampaknya tidak menyia-nyiakan waktu untuk turut mencari turis Tiongkok yang hilang saat menyelam di Perairan Sangiang, beberapa waktu lalu. Namun saat sambil mencari ikan dan ikut sayembara yang digelar salah satu keluarga korban, nelayan terdampak angin kencang.
“Biasa teman-teman, sambil mancing dan ikut sayembara itu. Siapa tahu dapat hadiah. Nggak tahunya, siang tadi malah turun kedarat kena angin barat. Anginnya kencang,” ujar salah satu nelayan Tanjung Peni, Kardi saat di konfirmasi, Selasa (5/11/2019).
Kardi menceritakan, kabar sayembara yang digelar salah satu korban didapat nelayan dari pesan berantai dii Whatsapp. Saat itu, nelayan yang sedang mencari ikan di laut sambil mencari korban di seputaran perairan Cilegon.
“Kalau kemarin memang dapat informasi ada turis yang hilang. Pesan (sayembara) itu baru didapat tadi pagi. Mungkin mereka iseng-iseng sambil cari ikan, sambil nyari korban juga,” tuturnya.
Pada pemberitaan sebelumnya, Warga Banten dihebohkan dengan beredar pesan singkat yang disebarkan melalui broadcast Whatsapp grup terkait pencarian salah satu korban yang hilang saat menyelam di Perairan Sangiang, Kabupaten Serang.
Dalam pesan berbentuk file jpeg ini tetulis dicari warga negara Tiongkok, nama Tian Yu, laki-laki usia 35 tahun, tinggi 176 cm dan berat 76 kg.
Pesan juga tertulis, Tian Yu hilang pada 3 november 2019 saat melakukan penyelaman di Pulau Sangian, Kabupaten Banten. Bagi yang berhasil menemukannya akan mendapatkan tanda terimakasih sebesar USD 50.000 atau sekitar Rp 750 juta.
Pesan juga terlampir foto, peta lokasi Perairan Sangiang dan kontak keluarga yang dihubungi.
Kerabat keluarga Tian Yu yakni Jamie yang dihubungi membenarkan pesan tersebut. Dia membenarkan bahwa pencarian korban disayembarakan.
“Iya, benar-benar. Sama di bawahnya, saya (mencantikan) ada yang posisi gambar (foto korban). Sama orang yang keterangannya, semuanya ada di dalam (pesan yang disebarkan),” ujarnya, Selasa (5/11/2019).
Jamie menyatakan, hadiah pencarian yang diberikan hanya dikhususkan bagi yang menemukan kerabatnya, Tian Yu.
“Kemarin kan (pemberitaan) news-nya keluar, ada tiga orang (hilang) keluar. Saya bicara ini, di dalam tiga orangnya, satu (Tian Yu disayembarakan),” paparnya. (Ronald/Red)

