SERANG, SSC – Warga yang tinggal di Lingkungan Wakaf tepatnya RT 02 RW 02, Kelurahan Tembong, Kecamatan Cipocok, Kota Serang digegerkan dengaan pasangan suami istri yang terbakar di dalam kamar saat tidur. Penyebab kejadian masih simpang siur apa yang menyebabkan pasutri terbakar.
Informasi yang dihimpun, kejadian yang menimpa Indra Nurhadi (29) Fifi Hanifah (27) terjadi pada Senin (18/11/2019) sekitar pukul 23.00 WIB. Adik kandung Fifi bernama Wasis menceritakan, awalnya kaget mendengar teriakan orangtuanya meminta tolong. Dia yang saat itu tengah tidur fikamar persis di samping kamar korban langsung bangun dan keluar kamar.
“Saya waktu itu lagi tidur di kamar samping kamar kakak saya. Sengar ada teriakan orangtua saya minta tolong. Langsung saya keluar,” tuturnya, Selasa (19/11/2019).
Saat keluar, dia telah melihat api dan asap tebal keluar dari celah-celah kamar tempat kamar tidur korban. Orangtuanya yang saat itu didepan kamar langsung mendobrak pintu karena pintu terkunci.
“Saya keluar, lihat orangtua lagi dobrak pintu karena sudah ada api dan asap. Keduanya terkunci didalam,” terang dia.
Kondisi saat itu juga telah didatangi warga dan berusaha mengeluarkan kedua korban. Pasangan suami istri itu akhirnya bisa dikeluarkan dari kamar dan dilarikan ke Klinik terdekat.
“Saya kurang tahu pas disini, sepintas saya cuman lihat tangan kakak (terbakar). Tapi setelah dibawa ke rumah sakit, kakak saya yang luka parah. Muka, tangan dan kaki terbakar,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua RT Setempat, Mustofa (46) mencerikan dirinya turut membantu untuk menyelamat kan korban. Warga juga memadamkan api karena yang ada didalam kamar.
“Waktu pertama saya kesini, sudah banyak warga yang menyelamatkan korban. Api itu tidak terlalu besar. Karena tetiak, orang lari kesini, sya lari kedini juga. Saya berpikir api harus pedam. Saya langsung ambil air,” tuturnya.
Hingga saat ini, kata Mustofa, banyak warga bertanya mengapa pasutri terbakar didalam kamar. Kabarb penyebab yang beredar masih simpang siur.
“Saat madamin, keluarin barang-barang ada bensin didalam,” ujarnya.
Hingga saat ini, belum ada keterangan dari pihak kepolisian tentang kejadian tersebut. Petugas Satreskrim Polres Kota pada 16.30 WIB terlihat dilokasi melakukan olah TKP. (Ronald/Red)

