20.1 C
New York
Sabtu, Mei 2, 2026
BerandaPeristiwaMarak PKL Liar di Pasar Rau, Paguyuban Pedagang 'Ngadu' ke DPRD Serang

Marak PKL Liar di Pasar Rau, Paguyuban Pedagang ‘Ngadu’ ke DPRD Serang

-

SERANG, SSC – Persatuan Masyarakat Pedagang dan Pengembangan Kota Serang (PMPPKS) mendatangi Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Serang, Senin (16/12/2019). Kedatangan mereka meminta agar wakil rakyat dapat memperhatikan kondisi Pasar Induk Rau (PIR) yang semakin kumuh dan semrawut karena saat ini marak PKL liar berdagang dibahu jalan raya dan sudah menganggu aktivitas masyarakat.

Humas PMPPKS, Syafei menerangkan, jika keberadaan PKL liar di PIR sudah sangat memprihatinkan. Kebanyakan pedagang tidak lagi mempedulikan hak masyarakat khususnya pengguna jalan.

“Masa mereka jualan di fasilitas umum? Terus kalau mereka jualan di sana, orang mau lewat jadi susah kan, itu masalahnya,” kata Syafei kepada awak media usai melakukan hearing dengan Komisi I di DPRD Kota Serang, Senin (16/12/2019)

Syafei meminta DPRD dapat menjalankan tugas dan fungsinya. Legislatif, kata dia, diminta untuk mendesak eksekutif membenahi tata kelola PKL dengan benar dan sesuai aturan terlebih PKL yang berjualan secara liar.

“DPRD kan tugasnya sebagai kontrol sosial semestinya mampu dong menjalankan tugasnya dengan benar. Ada aturan baik bentuk perda (peraturan daerah) dan undang-undang untuk mengatur semua ini,” pintanya.

Syafei berharap agar para PKL yang berjualan di fasilitas umum ini juga ditertibkan.

“Tolong Pasar Rau bisa ditertibkan dari PKL liar yang berjualan di sini. Apabila PKL ini ditertibkan otomatis kondisi pasar akan semakin nyaman dan indah,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Kota Serang Bambang Janoko akan langsung menindaklajuti keluhan yang disampaikan oleh PMPPKS.

“Segera kami (DPRD) akan memanggil kepala daerah (Walikota Syafrudin dan Wakil Walikota Subadri) dan Satpol PP. Kita akan meminta penjelasan terhadap persoalan ini. Sebenarnya apa yang menjadi permasalahan pemerintah dalam mengatasi persoalan ini,” ujarnya.

Ia meminta agar kepala daerah dapat menyelesaikan persoalan tersebut.

“Sekarang bagaimana keberanian kepala daerah, wakil kepala daerah dalam menangani persoalan ini. Dalam janji politiknya mereka (Syafrudin dan Subadri) akan menyelesaikan persoalan pasar. Tapi sekarang mana janji mereka itu,” tegasnya. (MG-01)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -DEWAN 2