20.1 C
New York
Rabu, Juni 17, 2026
BerandaPeristiwaTim Gabungan Polda Banten Temukan Ratusan Lubang Diduga Tambang Emas di Lebak

Tim Gabungan Polda Banten Temukan Ratusan Lubang Diduga Tambang Emas di Lebak

-

LEBAK, SSC – Operasi Polda Banten dalam mengungkap penambangan ilegal di Kabupaten Lebak terus dilakukan setelah pada 11 Januari 2020 lalu telah digelar operasi yang sama. Pada operasi kali ini, Kamis (24/01/2020), personel gabungan berjumlah 302 orang diterjunkan. Dari 21 lokasi penyisiran, ratusan lubang diduga tambang emas ditemukan. Lokasi-lokasi itu pun langsung dipasangi garis polisi.

“Jadi seluruhnya yang kita datangi 21 tempat. Ya perkiraan sekitar segitu lah, 100-200 (lubang yang ditemukan). Belum ada (temuan) aktifitas masyarakat yang melakukan aktifitas penambangan. Tidak ada kesulitan, cuma medannya aja yang jauh dan ekstreem,” kata Karo Ops Polda Banten, Kombes Pol Amiluddin Roemtaat, ditemui usai operasi di Citorek, Kabupaten Lebak.

Karo Ops menceritakan, tim yang diterjunkan dalam operasi tersebut dibagi dua tim. Tim gabungan berasal dari Polri, TNI, Dinas LHK Banten dan Lebak, Satpol PP Banten dan Lebak, BPBD Banten dan Lebak.

Tim pertama yang dipimpin oleh Karo Ops Polda Banten, Kombes Pol Amiluddin Roemtaat, menyisir sembilan titik keberadaan lubang tambang. Bahkan saat berada disalah satu bukit di daerah Citorek, ditemukan “perkampungan tenda biru” yang jumlahnya sekitar 30 lubang tambang. Namun dalam opdrasi itu tidak ditemukan aktifitas pertambangan emas ilegal.

Sementara, Tim kedua yang dipimpin oleh Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Banten, Kombes Pol Dedi Suryadi menyisir tujuh lokasi yang diduga terdapat banyak lubang tambang.

Kata Karo Ops, tim untuk sampai ke lokasi harus menempuh perjalanan dua jam menggunakan truck, kemudian dilanjutkan berjalan kaki selama empat jam. Kemungkinan besar, lanjutnya, tim akan menginap ditengah hutan Kabupaten Lebak.

“Yang dipimpin Dansat brimob, ke (daerah) Sobang hingga Cikancra. Itu perginya (jalan kaki) saja kesana sekitar empat jam, disana ada tujuh titik yang harus mereka police line. Mungkin mereka baru kembali besok pagi akan kembali,” paparnya.

Karo Ops menyatakan, penyisiran lubang tambang dan mesin pengolah batu emas menjadi biji emas pun telah dilakukan oleh tim Polres Lebak pada sebelumnya. Saat itu, personel menyisir hingga ke wilayah Cikotok, Warung Banten, Cibeber hingga Bayah yang sudah berbatasan dengan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

“Sebelumnya kita sudah datangi tiga tempat dan juga dari Polres (Lebak) di Cibeber sudah kita datangi. Tentu semua sudah disisir semua. Kalau lubang sudah banyak sekali yang kita temukan,” tungkasnya. (Ronald/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini