CILEGON, SSC – Komisi Pemilhan Umum (KPU) Kota Cilegon menggelar tes tertulis seleksi bagi peserta Ad-Hock se-Kota Cilegon. Tes untuk Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) diikuti sebanyak 110 peserta.
Kepala Divisi Sumber Daya Manusia (SDM) dan Partisipasi Masyarakat pada KPU Kota Cilegon Patuchrohman mengatakan, dari 131 calon pendaftar yang melamar, sebanyak 110 peserta dinyatakan lolos dan langsung mengikuti test Ad-Hock yang digelar oleh KPU Kota Cilegon.
Ia menjelaskan, beberapa test yang diikuti oleh para peserta, yaitu, pemahaman peseta akan pemilu di Kecamatan. Tak hanya itu, peserta juga akan mengerjakan 50 soal yang harus dikerjakan. Adapun soal yang harus diselesaikan para peseta test, meliputi, soal kepemiluan, integritas, kapasitas, dan kewilayahan.
“Untuk integritas akan ditekankan pada tes wawancara nanti,” katanya ditemui disela-sela ujian test yang digelar di salah satu rumah makan di Kota Cilegon, Kamis (30/1/2020).
“Kalau datangnya setengah jam sebelum waktu selesai, berarti waktunya tinggal setengah jam mengerjakan soal,” sambung dia.
Usai mengikuti tes tertulis, sambungnya, peserta akan disaring kembali menjadi 80 peserta dengan pembagian 10 peserta untuk setiap kecamatan. 80 peserta yang dinyatakan lolos selanjutnya nanti akan mengikuti tes wawancara.
Senada dengan Patuchrohman, Kepala Divisi Pengawasan pada Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Cilegon Urip Haryantoni menilai proses seleksi PPK yang berlangsung cukup terbuka, ia menganggap dengan proses yang berjalan seluruh peserta mempunyai peluang yang sama.
“Dengan keberadaan panitia PPK yang baru ini, pelaksanaan Pemilu di Kota Cilegon dalat lebih baik dan memiliki integritas yang tinggi,” pungkasnya. (Ully/Red)

