20.1 C
New York
Rabu, Juli 1, 2026
BerandaPeristiwaKapal Penyeberangan Salvator Mati Mesin di Selat Sunda

Kapal Penyeberangan Salvator Mati Mesin di Selat Sunda

-

CILEGON, SSC – Kapal penyeberangan KMP Salvator Surabaya yang melakukan perjalanan dari Pelabuhan Bakauheni, Lampung ke Pelabuhan Merak, Kota Cilegon mengalami mati mesin di sekitar Pulau Prajurit, Perairan Selat Sunda, Senin (3/2/2020). Petugas pelabuhan yang mengetahui kejadian langsung mengevakuasi ratusan penumpang.

Informasi yang diterima selatsunda.com,  KMP Salvator berangkat dari dermaga 3 Bakauheni sekitar pukuL 17.17 WIB. Beberapa saat setelah lepas sandar, kapal mengalami mati mesin di seputaran Pulau Prajurit. Saat itu, nakhoda kapal meminta izin ke otoritas terkait untuk melepas jangkar.

“Jadi kronologisnya KMP Salvator berangkat dari dermaga 3 jam 17.17 kemudian sesampainya di Pulau Prajurit pukul 17.37 dia melapor ke STC bahwa minta izin untuk melepaskan jangkar karena mati mesin atau black out,” ungkap Humas PT ASDP Cabang Bakauheni, Saifulahil Maslul Harahap saat dikofirmasi, Senin (3/2/2020).

ABK kapal sempat memperbaiki mesin selama 2 jam namun mesin tidak menyala. Kru kapal kemudian langsung meminta otoritas pelabuhan untuk mengevakuasi penumpang.

“Terakhir laporan itu diterima jam 20.30 untuk meminta evakuasi penumpang. Akhirnya evakuasi penumpang kita lakukan dengan TB Merak,” tuturnya.

Proses evakuasi penumpang hingga pukul 21.00 WIB dari atas kapal masih terus dilakukan. Evakuasi penumpang dilakukan dengan menggunakan kapal tandu TB Merak dan kapal milik Basarnas Lampung.

“Hingga saat ini proses evakuasi masih berlangsung. Dievakuasi ke Bakau, karena jarak terdekat dari Pulau Prajurit itu Bakau,” paparnya. (Ronald/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -DEWAN 2