SERANG, SSC – Setelah beberapa bulan tak beroperasi karena ada pelarangan dimasa pandemi covid-19, tempat pemandian atau kolam renang yang ada di Kota Serang akan kembali beroperasi. Pembukaan untuk umum ini akan dimulai pada Sabtu (20/6/2020).
Manager Aqua Land, Elmi mengatakan, wahana air yang dikelola pihaknya beroperasi kembali setelah diizinkan oleh Dinas Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Serang. Rekomendasi wahana yang terletak di Komplek Tegal Padang, Jalan Palem, Kelurahan Drangong, Kecamatan Taktakan ini diterima pada Kamis (18/6/2020) lalu.
“Tepatnya hari kamis kemarin surat izin dari walikota dan ditindak lanjuti ke dispora. Sudah dikeluarkan izinya boleh buka,” ujarnya kepada awak media, Kemarin.
Aqua Land akan kembali beroperasi dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan sebagai upaya untuk bersama-sama mengantisipasi penyebaran covid19.
“Aqua Land buka dengan mengikuti prosedur protokol kesehatan, kita ikutin izin dari walikota maupun Dispora yang sudah memberikan izin ke Aqua Land untuk bisa beroperasi kembali. Mulai dari depan pintu masuk saat mengantri harus jaga jarak terus mencuci tangan kemudian nanti disempot disinfekatn dan dicek suhu dan akan diwajibkan memakai hand sanitizer setelah melakukan transaksi di loket,” terangnya.
Selain itu pembatasan jumlah pengunjung, pembatasan waktu renang, serta pengontrolan di area kolam juga akan diterapkan oleh pengelola demi menghibdari penyebaran covid-19.
“Jumlah pengunjung akan dibatasi hanya 30 persen dari pengunjung normal. Kapasitas 2000 orang berarti 600 700 orangan. Itu longgar. Akan dipantau terus, akan dimonitor akan keliling akan siapkan petugas untuk memberikan arahan kepada pengunjung untuk tidak pengunjung yang berkerumun. Jam operasional dibuka dua sesi pagi dari jam 7 sampe jam 11:30. Abis itu kita sterilisasi baru 12:30 sampe 16:30 baru masuk sesi 2,” sambungnya.
Soal air kolam bisa menjadi media penyebaran covid-19 kata Elmi, pihaknnya mengikuti standar WHO. Kuman maupun virus dalam air kolam yang sudah diolah tidak akan bertahan hidup.
“Kita ada mesin water treatment. Kegunaanya untuk mengolah air, membersihkan air disitu. Untuk kolam airnya harus matang kan disitu nanti diolahnya. Jadi aman. Dari informasi WHO itu justru aman. Karena ini bukan air biasa karena air ini mengandung kaporit dimana virus atau kuman bisa mati,” tungkasnya. (MG-01/Red)

