Personel Basarnas diatas KN 103 Wisnu bersiap melakukan pencarian 7 nelayan hilang saat di Dermaga Indah Kiat, Kota Cilegon, Minggu (21/6/2020). Foto Dok Basarnas

CILEGON, SSC – Tim SAR gabungan yang dikomandoi Basarnas Banten mengerahkan 12 kapal untuk mencari 7 nelayan KM Puspita Jaya yang masih hilang di pencarian hari ketiga. Pencarian akan difokuskan di pulau-pulau dekat Ujung Kulon.

Kepala Basarnas Banten, Zaenal Arifin mengatakan, Basarnas dan sejumlah otoritas laut dalam pencarian hari ini mengerahkan kekuatan penuh untuk mencari korban nelayan yang hilang. Kapal KN SAR 103 Wisnu dari pusat juga dikerahkan membantu pencarian.

Ia menyatakan, KN 103 Wisnu yang berangkat dari Dermaga Indah Kiat Merak akan fokus melakukan operasi di area sekitar Pulau Panaitan. Kemudian, RIB 02 Banten yang tambat di dermaga di Labuhan, Pandeglang akan bergerak melakukan penyisiran ke sekitaran Pulau Panaitan dan Pulau Pecang.

Baca juga  Satu Anggota KPPS di Kota Cilegon Dikabarkan Meninggal Dunia

Selain itu, Basarnas Lampung juga mengerahkan RIB 03 untuk menyisir sisi di selatan Pulau Sumatera. Untuk bantuan lainnya, kata dia, TNI AL dan Kepolisian juga mengerahkan kapal besar. TNI AL mengerahkan KRI dan 2 unit kapal patroli. Sementara dari Kepolisian menurunkan kapal dari Mabes Polri dan dua kapal patroli. Operasi tersebut juga dibantu kapal KPLP dan kapal nelayan setempat.

“Sehingga total perggerakan kurang lebih hampir 12 unit kapal yang bergarak untuk melaksanakan pencarian hari ketiga ini,” ujar Zaenal dalam video conference, Minggu (21/6/2020).

Ia menyatakan, Pencarian setelah mendapat informasi dari 3 nelayan yang sebelumnya selamat akan difokuskan di Ujung Kulon. Seluruh kapal dikerahkan untuk mencari 7 korban nelayan di pulau-pulau sekitaran Ujunng Kulon.

Baca juga  KPU Cilegon Beri Santunan Rp 42 Juta Kepada Keluarga Anggota KPPS yang Meninggal Dunia

“Fokus pencarian berdasarkan informasi korban selamat tadi malam akan difokuskan di pulau-pulau di Ujung Kulon baik di Pulau Panaitan, Pulau Pecang dan pulau-pulau di Ujung Kulon itu sendiri,” pungkasnya. (Ronald/Red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini