CILEGON, SSC – Suhemah (86) warga Jalan Hiu Kavling Blok C, Kelurahan Masigit, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon, Provinsi Banten dan keempat anaknya Sukarman (40), Maksum (38), Subari (35) Tuti (35) hanya diisi dengan berbaring di tempat tidur.
Kelima penderita kelumpuhan itu tinggal dalam satu rumah tidak layak huni dan kumuh. Bahkan, untuk bisa bertahan hidup, keluarga hanya bergantung pada tetangga dan anak ketiga Suhemah, Saiah (65) sebagai marbot pengurus masjid.
Menurut keterangan yang dihimpun Selatsunda.com dari beberapa tetangga dekatnya dan Ketua RW 06/02 Rohmatulloh, satu keluarga ini sudah menderita lumpuh sejak 5-6 tahu lalu. Dan hingga saat ini belum ada bantuan apapu dari pemerintah daerah (Pemda) untuk membantu satu keluarga yang lumpuh tersebut.

Saiah (54) anak ketiga Suhemah mengaku, sanga sedih dengan kondisi keluarganya yang memgalami lumpuh total. Untuk memenuhi kebutuhan keluarganya di rumah, dirinya hanya bekerja sebagai marbot masjid dan tukang bersih-bersih.
“Untuk makan sehari-hari saja, hanya dapat bantuan dari tetangga dan penghasilan saya sebagai marbot masjid dan tukang bersih-besok. Saya bingung harus bagaimana. Dari pemerintah saja hingga saat ini tidak ada, kami hanya bergantung dari bantuan tetangga dan penghasilan saya sebagai marbot masjid,” Kata Saiah kepada awak media ditemui di rumahnya,” Rabu (20/1/2021).
Ia menambahkan, sebenarnya Suhemah memililki 8 orang anak. Kelima anak Suhemah mengalami lumpuh total, 1 anak meninggal dunia dan 2 anaknya kondisinya sehat.
“Cuman dua anak ibu saya doang yang sehat. Lima anak lainya lumpuh dan satu anaknya mbah sudah meninggal dunia,” tambahnya.
Ia berharap, dengan kondisinya saat ini adanya perhatian penuh dari pemerintah untuk membantu keluarganya untuk membawa orang tua dan saudaranya untuk berobat ke rumah sakit.
“Mininal ada perhatian dari pemerintah. Sampai sekarang saja perhatian pemerintah Cilegon enggak ada. Pinginya itu aja,” harapnya.
Sementara, Ketua RW 06/02 Rohmatulloh, memohon kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon untuk memberikan perhatian khsusu untuk keluarga Suhemah yang mengalami lumpuh total.
“Sehari-hari sih dari lingkungan kita sudah membantu. Namun karena keterbatasan warga kami, kami memohon Pemkot Cilegon minimal membantu keluarga ini,” pungkasnya. (Ully/Red).

