CILEGON, SSC – Warga Samangraya tepatnya di tiga lingkungan Kalententemu, Lingkungan Warung Juwet dan Lingkungan Ceriu Kelurahan Samangraya, Kecamatan Citangkil mengeluhkan pencemaran udara yang diduga berasal dari salah satu pabrik kimia di sekitar pemukiman mereka.
Bau kimia seperti salah satu pabrik kimia yang menggeluarkan gas yang tak biasa.
Akibat bau menyengat itu, membuat warga merasa mual dan muntah-muntah karena dampak bau menyengat yang tercium setiap adanya hembusan angin kencang. Bau kimia ini mulai tercium oleh warga mulai jam 16.00 WIB hingga kini bau menyengat seperti bau bakaran Ban masih kerasa.
Salah satu warga Jaka mengatakan, warga setempat mencium bau kimia yang diduga berasal dari pabrik yang berada di wilayah Samangraya. Bau menyengat ini membuat warga sekitar merasa mual dan pusing.
“Baunya menyengat banget. Enggak tahu berasal dari mana. Bikin pusing dan mual,” kata Jaka kepada Selatsunda.com,” Jumat (12/2/2021).
Ia meminta agar pemerintah dan DPRD Cilegon bisa mencari solusi dari bau menyengat tersebut.
“Saya mohon Pak Wali (Edi Ariadi) dan Pak Ketua DPRD Cilegon (Endang Effendi) bisa membantu warga di sini (Samangraya).
Sementara saat dikonfirmasi, Sekper PT Krakatau Steel Viky mengatakan, saat ini produksi KS ini sedang menurun jadi tidak mungkin kalau perusahaan Ks mengeluarkan aroma kimia seperti itu
Tak jauh berbeda dengan Vicky, Sekper Krakatau Posco Edwin Sumoroja membantah bau menyengat ke lingkungan yang ada di Kelurahan Samangraya itu berasal dari Krakatu Posco. Akan tetapi saat ini pihaknya juga tidak tinggal diam untuk mencari tahu asal usul bau menyengat itu yang merangsek kepemukiman. (Ully/Red).

