CILEGON, SSC – Pemkot Cilegon menggelar acara Pelepasan Walikota Edi Ariadi dan Wakil Walikota Cilegon, Ratu Ati Marliati, Rabu (17/2/2021). Dalam pelepasan tersebut, Ati Marliati menitipkan pesan kepada Walikota dan Wakil Walikota Terpilih, Helldy Agustian-Sanuji Pentamarta.
Kepada kepala daerah dan wakil kepala daerah Cilegon yang menang Pilkada 2020 diusung Partai Berkarya dan PKS itu, Ati menyampaikan agar keduanya tidak melupakan sejarah.
Sejarah yang dimaksud agar tidak melupakan pembangunan yang telah dilakukan di masa kepemimpinannya bersama Edi.
“Pada kesempatan kali ini, saya menitipkan kepada walikota dan wakil Walikota terpilih jangan lupakan sejarah. Jangan lupakan pembangunan yang sudah berjalan cukup besar. Karena banyak pengorbanan yang cukup besar untuk pembangunan yang sudah dilakukan,” ucap Ati dalam sambutannya.
Ati tak menampik selama dia dan Edi Ariadi menjabat sebagai kepala daerah, masih banyak berbagai hal yang belum terealiasi. Salah satunya program RPJMD. Belum teralisasinya RPJMD, bukan karena faktor ketidak mampuan. Namun, karena faktor regulasi utamanya menyangkut pangkas anggaran oleh Pemerintah Pusat.
“Belum teralisasinya program RPJMD ini bukan karena faktor kami berdua tidak mampu melanjutkan pembangunan namun karena anggaran yang harus dipangkas oleh pemerintah pusat,” ujar Ati.
Dalam kesempatan itu, Ati juga menyinggung selama kurang lebih memimpin 1 tahun 7 bulan mendampingi Walikota Edi Ariadi banyak kesan dan motivasi yang didapatinya. Khususnya menyelesaikan program Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2016-2021.
Ia pun berharap, pembangunan yang tertuang dalam RPJMD bisa dilanjutkan oleh Helldy-Sanuji kedepan.
“Pembangunan Cilegon harus terus berjalan. Karena kita bukan berpikir untuk sekarang, tapi bagaimana Cilegon untuk masa depan,” tutup Ati. (Ully/Red)

