20.1 C
New York
Rabu, April 29, 2026
BerandaHukrimRazia Warem di JLS, 8 PSK dan Puluhan Kantong Miras 'Kecut' Diamankan

Razia Warem di JLS, 8 PSK dan Puluhan Kantong Miras ‘Kecut’ Diamankan

-

CILEGON, SSC – Dinas Satuan Pamong Praja (Satpol PP) Kota Cilegon gencar menggelar razia rutin penyakit masyarakat (Pekat) di Jalan Lingkar Selatan (JLS). Pada Jumat (12/3/2021) malam, petugas mengamankan 8 wanita pekerja seks komersial (PSK) yang mangkal di warung remang-remang. Dalam razia tersebut turut disita 26 kantong minuman keras (Miras) oplosan jenis ‘kecut’.

“Dari hasil razia yang kami lakukan semalam, ditemukan para wanita PSK yang sedang asyik minum kecut di dalam warung remang-remang,” kata Kepala Bidang Penegakan Perundang-undangan pada Dinas Satpol PP Kota Cilegon, Sofyan Masduki dikonfirmasi, Sabtu (13/3/2021).

Sofyan menambahkan, para PSK itu langsung didata dan diberi pengarahan oleh petugas untuk tidak mengulangi perbuatannya lagi. Sementara, untuk puluhan kantong miras oplosan diamankan di kantor Dinas Satpol PP sebagai barang bukti.

“Kami bina para PSK ini agar tidak lagi nongkrong di sana (warem) sedangkan untuk miras kita amankan dan untuk warem kita buat surat pernyataan agar mereka tidak beroperasi. Apabila mereka terbukti kembali buka, maka kita akan panggil jika perlu kami segel dan tutup sementara. Bahkan, kalau tempat usaha (warem) mereka tidak berizin maka akan kami bongkar,” tambahnya.

Sofyan menyatakan, jika maraknya PSK mangkal dan miras oplosan beredar di warung remang-remang di JLS diduga dibekingi pihak LSM.

“Inilah kesulitan kami selama ini. Disinyalir ada LSM dibawah binaan Disperindag yang menjaga keberadaan warem tersebut,” ujarnya.

Sementara, Wakil Walikota Cilegon Sanuji Pentamarta mengatakan, pihaknya segera akan berkoordinasi dengan Satpol PP dan Disperindag menyikapi masalah tersebut.

“Nanti kita koordinasi dulu dengan Satpol PP dan Disperindag terkait hal ini,” pungkasnya. (Ully/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen
- Advertisment -DEWAN 2