20.1 C
New York
Kamis, April 30, 2026
BerandaPemerintahanWalikota Helldy Ungkap Pasar Kranggot Semrawut, Dewan Rahmatulloh: Pejabat Jangan Cari Muka

Walikota Helldy Ungkap Pasar Kranggot Semrawut, Dewan Rahmatulloh: Pejabat Jangan Cari Muka

-

CILEGON, SSC – Walikota Cilegon Helldy Agustian diam-diam blusukan ke Pasar Kranggot, Kemarin, Minggu (14/3/2021). Dalam videonya, orang nomor satu di Kota Cilegon mengungkap kondisi Pasar Kranggot tampak semrawut dan macet kendaraan.

Pasalnya, para pejabat pasca video viral langsung kasak kusuk. Sejumlah OPD langsung melakukan rapat dadakan. Diantaranya Inspektorat, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Dinas Perhubungan (Dishub), dan Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Tidak itu saja, Dishub Kota Cilegon juga mengerahkan sejumlah petugas untuk melakukan sterilisasi di Pasar Kranggot.

Kasak kusuk para pejabat itu pun mendapat sorotan dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cilegon.

Anggota DPRD Kota Cilegon Rahmatulloh yang bicara lantang soal itu. Politisi Partai Demokrat ini menyatakan, sikap para pejabat jangan angin-anginan. Ia juga menyatakan, sikap yang ditunjukan tidak sekedar cari muka di hadapan Walikota Helldy.

“Sikap aktif pejabat dalam menyelesaikan persoalan hanya berlangsung beberapa hari saja, tidak berkelanjutan,” ujarnya, Senin (15/3/2021).

Sebenarnya, kata Rahmatulloh, persoalan Pasar Kranggot yang semrawut sudah terjadi sejak lama. Sidak kala Walikota Sebelumnya, Edi Ariadi menjabat juga telah dilakukan beberapa kali.

Ia menerangkan, masalah yang kerap dikemukakan pun sama di mana pedagang berjualan bukan pada tempatnya. Selain itu, parkir juga acak-acakan, terjadi macet, hingga fasilitas hanggar yang tidak terpakai.

Dia menyatakan, para pejabat di OPD terkait usai disidak langsung sibuk bekerja. Mirisnya, hal itu hanya dilakukan selama beberapa hari saja. Kata dia, pasar pun kembali semrawut.

“Ketika saya sidak dengan OPD tersebut, dulu, zaman pa Edi juga hanya berlangsung beberapa hari saja, selebihnya pasar akan kembali pada kesemrawutan dan problematika yang lama,” ungkapnya.

Para pejabat, menurut dia, wajib bekerja profesional sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya, bukan sekedar cari nama di hadapan kepala daerah. Jika sejak dulu para pejabat serius bekerja, persoalan di pasar Kranggot telah tuntas.

“Kalau walikota nya gak melotot, gak sidak, gak teriak, pada diam saja, dibiarkan pasar semrawut,” ujarnya.

Rahmatulloh menerangkan, dia bukan hanya soal pejabat namun juga mengkritisi soal pedagang yang berjualan di tepi jalan. Selama ini, tiga hanggar yang dibangun dengan uang negara di area pasar terbengkalai. Hanggar tidak digunakan para pedagang.

“Pemkot harus memberikan sangsi tegas baik pada para pedagang yang menempati tepi jalan, parkir sembarangan, atau yang membuang sampah di bantaran saluran air,” tandasnya.

Ia berharap, Walikota Helldy berkomitmen agar Pasar Kranggot dapat tertata baik. Diharapkan juga bisa tertata seterusnya.

“Pa Helldy pun harus konsisten mengawal kinerja para pegawainya, jangan sampai cuma sehari dua hari, setelah itu lupa,” tuturnya. (Ronald/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen
- Advertisment -DEWAN 2