20.1 C
New York
Kamis, April 30, 2026
BerandaEkonomiTumbuh Secara Positif Dimasa Covid-19, BJB Catat Laba Bersih Capai Rp 1,7...

Tumbuh Secara Positif Dimasa Covid-19, BJB Catat Laba Bersih Capai Rp 1,7 Triliun

-

CILEGON, SSC – Bank Jawa Barat (Bjb) mencatat pertumbuhan Laba Bersih selama 2020 lalu sebesar Rp 1,7 Triliun meski dalam kondisi pademi Covid-19 (virus corona).

Adapun penyaluran kredit mengalami pertumbuhan 9,1 persen (y-o-y) menjadi Rp 95,2 Triliun. Sementara dana pihak ketiga (DPK) tumbuh 19,1 persen secara tahunan sebesar Rp 106,5 Triliun.

“Nilai aset perseroan juga ikut tumbuh 14,1 persen (y-o-y) menjadi Rp 140,9 Triliun,” ujar Direktur Utama Bank Bjb, Yuddy Renaldi dalam rilis yang diterima Selatsunda.com, Senin (15/3/2021).

Ia menambahkan, untuk sisi rasio kredit macet tingkat non performing loan (NPL) Bank Bjb terjaga di level 1,4 persen atau turun 18 basis poin dan bertahan di bawah rata-rata NPL industri perbankan nasional per Desember sebesar 3,06 persen.

Capaian tersebut, sambung Yuddy, diperoleh berkat bisnis model bank yang resilient dan kemampuan adaptasi perusahaan yang agile sehingga kinerja perseroan senantiasa berada di dalam jalur yang sesuai harapan.

Berbagai inovasi teknologi juga dilakukan guna merespon kebutuhan pasar sekaligus memberikan kemudahan kepada nasabah di era yang serba cepat, yaitu, uang elektronik bjb DigiCash, platform mobile banking bjb Digi yang kini dapat melayani proses pengajuan kredit perbankan dan beberapa terobosan seperti sistem lelang E-Procurement dan adopsi teknologi QR Code Indonesian Standard (QRIS) Payment.

“Infrastruktur digital menjadi salah satu fokus perseroan yang akan terus dioptimalisasi,” tutur dia.

Selain itu, untuk menjaga permodalan khususnya Tier-1 rasio dalam mendukung ekspansi usaha, bank bjb akan mengajukan program penambahan modal melalui HMETD pada RUPS Tahunan Tahun Buku 2020 yang akan diselenggarakan 6 April 2021 mendatang.

Di luar layanan produk perbankan, terobosan juga dilakukan bank bjb berupa penerapan sistem lelang E-Procurement dan adopsi teknologi QR Code Indonesian Standard (QRIS) Payment. Perusahaan juga membuat platform bjb DiSentra (Digital Sistem Edukasi dan Interaksi) sebagai wadah interaksi, konsultasi, edukasi, serta pemasaran jual beli produk UMKM binaan bank bjb secara digital.

 

Yuddy menambahkan, Infrastruktur digital memang menjadi salah satu fokus perseroan yang akan terus dioptimalisasi. Perbaikan demi perbaikan ini juga bertujuan guna meningkatkan akses masyarakat terhadap produk dan jasa perbankan melalui inklusi keuangan yang akan mendorong pertumbuhan ekonomi.

 

“Bjb akan terus menjaga ritme kinerja menghadapi tahun pemulihan ekonomi 2021 ini. Selaras dengan itu, inovasi khususnya di sektor digitalisasi akan terus dijalankan untuk mendukung langkah bisnis perseroan,” paparnya.

“Kami akan terus menginvestasikan capital expenditure (capex) dan operating expenditure (opex) untuk pengambangan teknologi perbankan demi mempersiapkan diri menghadapi tantangan bisnis yang akan datang. Target kita adalah pertumbuhan yang berkualitas dan berkelanjutan. Pencapaian bisnis tahunan ini akan menjadi rujukan dalam memperkaya strategi ekspansi jangka panjang perusahaan untuk terus berkembang menjadi lebih besar.” ujar Yuddy. (Ully/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen
- Advertisment -DEWAN 2