SERANG, SSC – Rencana kerja sama Pemkot Serang dan Tangsel terkait pemanfaatan TPAS Cilowong yang sebelumnya banyak menui polemik, akhirnya dilanjutkan. Pasalnya, Pemkot telah menyampaikan draf kerja sama ke DPRD Kota Serang, Beberapa waktu lalu.
Walikota Serang, Syafrudin dikonfirmasi soal itu membenarkannya. Penyampaian draf selain dikaji juga sekaligus meminta persetujuan dari legislatif.
“Suratnya sudah masuk ke dewan, kalau tidak salah kemarin sudah diserahkan. Jadi ada waktu 15 hari dari surat masuk, untuk dikaji dan akan dibuat pansus,” kata Walikota Serang, Syafrudin, kepada awak media ditemui, Belum lama ini.
Ia menyampaikan, draf kerjasama nantinya akan dikaji dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat seperti LSM, organisasi mahasiswa, ataupun organisasi masyarakat.
“Apabila masih ada hal atau pihak yang tidak setuju, maka itu yang perlu dibahas bersama,” jelasnya.
Pihaknya menargetkan pengkajian tersebut dapat selesai pada Mei mendatang. Sehingga Pemkot Serang dapat melakukan langkah kerjasama kedepan.
Syafrudin ingin kerjasama tersebut berlanjut. Sebab secara simultan, beberapa pihak sudah mulai ada yang menawarkan kerjasama untuk teknologi pengolahan sampah.
“Ada kegiatan dari Indonesia Power (IP) dalam rangka kerjasama pengolahan sampah. Mudah-mudahan sejalan dengan itu (kerjasama), ini dapat jadi (disetujui). Karena sampah tidak ada yang numpuk,” ungkapnya.
Sementara rencana kerjasama pengolahan sampah dari sejumlah pihak lainnya masih belum ada kejelasan.
“Jerman dan Cina sampai hari ini belum. Belum ada realisasi. Kalau IP sudah tiga kali melakukan pertemuan. Kayaknya mereka lebih serius ini. Makanya kemungkinan dengan mereka (IP),” tandasnya. (SSC-03/Red)

