CILEGON, SSC – Elemen masyarakat dari berbagai profesi di Kota Cilegon melakukan konsolidasi membentuk Barisan Loyalis Hutomo Mandala Putra (BL-HMP) setelah Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta mengabulkan gugatan yang diajukan Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto selaku Ketua Umum Partai Berkarya.
Secara bersamaan pula dalam konsolidasi itu, elemen dari tokoh masyarakat, lawyer, pekerja swasta, tokoh pemuda dan lainnya ini juga menyatakan sikap ingin membangun Cilegon sejalan dengan Walikota Cilegon, Helldy Agustian.
Ketua DPD BL-HMP Kota Cilegon, Rebudin mengatakan, pada dasarnya barisan HMP terbentuk karena masing-masing loyalis terpanggil mendukung Tommy Soeharto setelah gugatan dikabulkan PTUN.
Loyalis merapatkan kembali barisan karena masing-masing memiliki pengalaman dengan Keluarga Cendana. Dengan dasar itulah, ormas partai dengan nama BL-HMP dibentuk semata-mata para loyalis ingin menunjukan kesetiannya kepada Tommy Soeharto.
“Jadi malam ini kita duduk bersama dan kita juga sudah berdiskusi dua bulan lalu, melahirkan wadah dengan nama Barisan Loyalis Hutomo Mandala Poetra,” ujarnya kepada awak media di Sekretariat BL-HMP Cilegon, Lingkungan Kalang Anyar, Kelurahan Kedaleman, Kecamatan Cibeber, Jumat (19/3/2021).
Rebudin juga tokoh masyarakat Grogol tak menampik pembentukan BL-HMP ini memang tidak lepas kaitan dengan kondisi terkini dualisme di internal Partai Berkarya. Namun para loyalis tidak ingin terlalu jauh tertarik konflik partai antara kubu Tommy dan kubu Muchdi PR.
“Tentang persoalan ini ada emblem-emblem partai dengan loyalis HMP, kami hanya ingin menyampaikan kondisi kekinian yang terjadi. Bahwa pak HMP, beliau adalah warga negara yang baik, beliau juga kita tahu sebagai ketua partai politik yakni Partai Berkarya,”paparnya.
Disinggung awak media pembentukan BL-HMP ini mempunyai tujuan merekonsiliasi dualisme Partai Berkarya kubu Tommy dan Muhdi PR di mana Kota Cilegon dipimpin oleh Helldy Agustian yang notabene Walikota sekaligus Ketua DPW Partai Berkarya Banten, Rebudin tak mau membicarakan lebih jauh tentang itu. Karena BL-HMP tidak memiliki wewenang mencampuri internal Berkarya.
Namun pada prinsipnya, sebagai pengikut setia HMP, ia dan para loyalis lainnya sebagai putra daerah bersepakat bersama-sama satu pemahaman mendukung Walikota Helldy membangun Cilegon.
“Kita ini hanya loyalis, kalau rekonsiliasi kami memang bukan berstatus di dalam partai. Tapi harapan kami rekonsiliasi terbuka. Kami loyalis HMP sama-sama ingin membangun Cilegon di mana Walikota nya bapak Helldy Agustian,” tuturnya.
Sementara, Sekretaris DPD BL-HMP Cilegon, Nawawi mengatakan, barisan loyalis dibentuk bukan karena terbawa arus konflik partai. Namun wadah barisan yang dibentuk mulai tingkat kota dan hingga 8 kecamatan di Cilegon ini semata-mata memperkuat jaringan loyalis HMP sekaligus membangun Cilegon.
“Kita tidak ingin melebar polemik di atas, tapi kami sebagai loyalis, dan ada instruksi di atas, kami lakukan,” terangnya.
Hal yang sama juga disampaikan oleh loyalis HMP lainnya, Asep Sutisna. Pria yang sehari-hari berprofesi sebagai kuasa hukum ini menyampaikan, sebagai loyalis HMP tanpa diminta tetap akan terus berkontribusi memajukan Cilegon.
“Kita sebagai loyalis ingin sama-sama berkontribusi untuk Cilegon. Karena sebagai putra daerah tanpa diminta pun, kita harus berkontribusi,” ungkapnya. (Ronald/Red)

