20.1 C
New York
Rabu, Juli 1, 2026
BerandaPemerintahanPengembangan Koperasi Serba Usaha Milik Cilegon Minim Partisipasi Anggota

Pengembangan Koperasi Serba Usaha Milik Cilegon Minim Partisipasi Anggota

-

CILEGON, SSC – Koperasi Karya Praja Sejahtera milik Pemkot Cilegon masih minim melibatkan partisipasi anggota dalam pengembangan produk dalam Koperasi Serba Usaha. Selama ini, keterlibatan anggota yang diketahui adalah para ASN lebih condong meminjam pinjaman di Koperasi Simpan Pinjam.

Hal ini disampaikan Walikota Cilegon, Helldy Agustian dalam Rapat Anggota TahunTahunan Koperasi Karya Praja Sejahtera di salah satu hotel di Cilegon, Kamis (29/4/2021).

Ia menyatakan, minumnya keterlibatan ASN khususnya aktif dalam pengembangan produk yang dijual pada Koperasi Serba Usaha masih rendah. Dari data yang ada, baru 10 persen anggota yang aktif menjual produk di Koperasi Serba Usaha.

“Kondisinya seperti itu saat ini. Karena kondisi tersebut, saya sarankan agar koperasi ini bisa lebih berkembang lagi. Karena baru 10 persen doang untuk pengembangan usahanya. Jadi saya sarankan anggota koperasi ini bisa menciptakan beberapa produk unggulan mereka. Sebagai sampling (contoh) usaha air mineral. Nanti pegawai yang menjual air mineral selanjutnya kopersi sendiri yang memasarkan produk tersebut,” kata Walikota Heldy usai kegiatan, Kamis (29/4/2021).

Menurut orang nomor satu di Cilegon ini mengaku, dengan aktif terlibat dalam Koperasi Serba Usaha secara langsung dapat memberi efek positif kepada anggota. Seiringusaha itu dijalankan, Koperasi Serba Usaha menjadi berkembang dan modal pun dapat bertambah.

Sementara itu,Ketua Koperasi KPS, Didin S Maulana tak menampik jika Walikota Cilegon, Helldy Agustian menginginkan Koperasi Praja Sejahteera bisa lebih berkembang lagi. Salah satu usaha yang disarankan untuk mengembangkan usaha yakni, usaha air mineral. Usaha air mineral ini dianggap berpotensi karena memiliki prospek yang cukup bagus.

“Pak wali menyarankan usaha air mineral di kembangkan. Karena prospek usahanya cukup bagus. Beliau juga minta agar koperasi bisa membina usaha kecil menengah. Dan meminta agar agar koperasi ini bisa mengembangkan usaha,” ujar Didin.

Ditanya soal jumlah anggota yang tergabung dalam Koperasi Praja Sejahteera, sambung Didin, dari total pegawai di Cilegon sebanyak 6.000 pegawai, yang aktif hanya 3.200 orang yang meminjam sedangkan 1.500 orang lagi belum melakukan simpan pinjam ke koperasi.

“Yah mereka sih hanya butuh bingkisan dan parsel aja kali di kopersi ini. Makanya tidak pernah melakukan simpan pinjam di koperasi,” keluh Didin. (Ully/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen
- Advertisment -DEWAN 2