CILEGON, SSC – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Cilegon menambah 21 ranjang/tempat tidur bagi pasien terkonfirmasi corona. Mengingat jumlah pasien Covid-19 di Kota Cilegon selama beberapa hari terakhir naik signifikan.
Pejabat Tugas (Plt) Direktur RSUD Cilegon Ujang Iing mengatakan, penambahan tempat tidur ini rencananya akan di tempatkan ruangan Alamanda.
“Sebelum covid-19 meningkat, ruangan untuk pasien covid-19 ada 38 ranjang. Dengan kondisi covid-19 semakin menggila, akhirnya kami tambah lagi 21 ranjang pasien. Sehingga total penambahan ranjang yang tengah kami siapkan sebanyak 59 unit,” kata Ujang Iing saat dikonfirmasi melalui sambungan telepone selurer, Senin (21/6/2021).
Penambahan tempat tidur pasien lantaran tingginya angka penambahan kasus Covid-19. Selain itu, angka rujukan pasien Covid-19 ke RSUD juga terbilang tinggi.
“Karena angka kenaikan kasusnya melonjak, juga rujukan pasien Covid-19 meningkat, maka sesuai arahan pimpinan, kami membuat bangsal,” ujarnya.
Sementara, Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cilegon, Dana Sujaksani mengatakan, pihaknya dalam mengantisipasi kenaikan kasus Covid-19 mewacanakan untuk menyewa gedung isolasi mandiri milik RSKM. Ia membenarkan jika tingkat keterisian tempat tidur ruang ICU dan isolasi rumah sakit di wilayah Kota Cilegon mencapai 70 persen lebih.
“BOR (Bed Occupancy Ratio) di rumah sakit-rumah sakit di Kota Cilegon itu tinggi. Begitu juga di wisma Covid-19. Makanya kami sempat mewacanakan untuk menyewa gedung isolasi RSKM. Tapi itu tergantung keputusan pimpinan,” ucapnya.
Perlu diketahui, pasien dirawat berdasarkan data peta sebaran covid-19 Kota Cilegon pada Minggu (20/6/2021) sebanyak 323 orang. Untuk pasien sembuh 5.966 orang dan meninggal 197 orang. Pada Senin (21/6/2021) total pasien yang dirawat sebanyak 379 orang, pasien sembuh 5.987 orang dan meninggal 204 orang. (Ully/Red)

