CILEGON, SSC – Permohonan pendirian 4 SMP Negeri baru yang direncanakan Pemerintah Kota Cilegon menumpang sementara di lokasi SD Negeri tengah berproses di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI. Seiring itu pula Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di 4 SMPN tersebut juga berjalan.
Berdasarkan data yang dilansir Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Cilegon, pendaftar PPDB pada hari pertama SMPN 12 yang berlokasi di Lingkungan Kubang Welingi, Kelurahan Purwakarta, Kecamatan Purwakarta sebanyak 46 calon siswa.
Kemudian pendaftar di SMPN 13, Kelurahan Jombang Kali, Kecamatan Jombang sebanyak 87 calon siswa, pendaftar di SMPN 14, Lingkungan Kubang Lesung, Kelurahan Taman Baru, Kecamatan Citangkil 49 calon siswa dan pendaftar di SMPN 15, Lingkungan Kampung Cupas Wetan, Kecamatan Grogol nol calon siswa.
Sementara pendaftar PPDB di hari kedua, rata-rata tidak banyak penambahan calon siswa. Hanya ada 4 calon siswa yang mendaftar di SMPN 15.
Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Cilegon, Ismatullah tidak menampik calon siswa yang mendaftar di 4 unit SMPN baru minim peminat. Meski demikian, pendaftaran masih bisa diperpanjang sampai nanti sekolah memenuhi kuota yang dipersyaratkan.
“Kalau sekolah negeri baru kan, pada tahap pertama ini boleh di perpanjang. Kalau tidak memenuhi. Kan untuk sekolah baru, 3 rombel, satu rombel 32 siswa. Kita berusaha sampai 96 siswa untuk kelas baru,” ujar Ismatullah ditemui di kantornya, Rabu (23/6/2021).
Ia menyatakan, persiapan untuk mengisi calon siswa di 4 unit SMPN baru bukan hanya terkait PPDB saja tetapi pihaknya juga telah menyiapkan fasiltas lain. Termasuk Dindik telah menunjuk plt kepala sekolah dan guru yang akan menjalankan kegiatan belajar mengajar seandainya nanti tatap muka digelar.
“Sekarang ini kan ada 72 guru PNS yang ngajar di sekolah swasta. Kalau dibagi 4 sekolah, berarti 15 orang. Itu cukuplah untuk mengajar kelas 1. Sifatnya mereka menambah jam. Itu boleh. Tapi disekolah induk minimal, dia ngajar minimal 6 jam,” terangnya.
“Kemudian kepala sekolahnya juga sudah ada penugasan di SMPN 12 sampai 15. Itu sudah ada Plt-nya,” ucapnya.
Sementara, Walikota Cilegon, Helldy Agustian tidak mempermasalahkan jika 4 unit SMPN baru minim peminat. Nanti SMPN lain yang jumlah pendaftarnya banyak bisa bisa dialihkan.
“Itu tidak ada masalah. Bisa saja nanti kan kalau yang banyak didorong kesitu. Misalnya di SMPN 3 kuota yang daftar 300 orang, bisa saja itu digeser ke sana. Itu nanti, teknis itu,” ungkapnya. (Ronald/Red)

