20.1 C
New York
Jumat, Agustus 21, 2026
BerandaPemerintahanCatat! Ini Jalur Evakuasi yang Disiapkan Pemkot Cilegon Waspadai Tsunami 8 Meter

Catat! Ini Jalur Evakuasi yang Disiapkan Pemkot Cilegon Waspadai Tsunami 8 Meter

-

CILEGON, SSC – Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon menggelar Apel Kesiapsiagaan potensi terjadinya bencana tsunami 8 meter di Cilegon, Jumat (3/12/2021) sore. Apel kebencanaan ini sebagai bentuk antispasi pemerintah dalam mewaspadai bencana terburuk di Kota Cilegon.

Dalam kegiatan tersebut, Walikota Cilegon, Helldy Agustian mengatakan, salah satu upaya mitigasi mewaspadai bencana tsunami yakni dengan menyiapkan titik evakuasi. Saat ini ada sebanyak 9 titik evakuasi yang telah dipersiapkan di 8 kecamatan.

Walikota Cilegon Helldy Agustian memeriksa kesiapan BPBD Kota Cilegon, Jumat (3/12/2021). Foto Elfrida Ully/Selatsunda.com

Kesembilan titik evakuasi diantaranya di SD Pulorida, SD Gerem 3 Kecamatan Grogol, lapangan terbuka Palm Hills, lapangan terbuka Karang Jetak dan Kantor Kelurahan Randakari. Selain itu titik evakuasi lain ditempatkan di SMP 4 Cilegon, Kelurahan Jombang Wetan, Kelurahan Gunung Sugih dan lapangan terbuka Kubang lumrah kidul, Kelurahan Tegal Ratu.

Dengan adanya persiapan tersebut, kata Helldy, siaga bencana telah disiapkan sedini mungkin. Ia juga meminta agar masyarakat tetap tenang serta mengikuti informasi dari BMKG.

“Dengan apel bencana yang kami gelar hari ini, agar kesiapsiagaan pemerintah dan non pemerintah bisa siap siaga. Kami juga imbau masyarakat untuk tidak panik dengan berbagai informasi lain. Minimal masyarakat tahu langsung dari BMKG pusat,” kata Helldy kepada awak media usai apel, Jumat (3/12/2021) sore.

Tak hanya itu, Helldy juga menghimbau kepada seluruh industri untuk mengecek sirine guna mengantisipasi terjadinya bencana.

“Sirine milik industri di cek kembali. Sedia payung sebelum guna. Saya juga minta agar seluruh industri melakukan simulasi kepada seluruh karyawannya sehingga saat terjadi bencana bisa membantu pemerintah,” imbaunya.

Sementara, Kepala BPBD Kota Cilegon Nikmatullah mengatakan, BPBD sesuai instruksi Walikota telah menyiapkan kebutuhan yang diperlukan saat mitigasi bencana terjadi.

“Intinya kami siap melakukan tugas apa yang diperintahkan oleh Pak Wali. Apapun itu seusia dengan kemampuan yang berada di dinas kami atau badan kami,” terangnya.

Ia tak menampik, jika saat ini pihaknya masih kekurangan 1 perahu untuk mengevakuasi warga.

“Peralatan masih butuh perahu satu lagi. Tapi, di 2022 ada penambahan 1 kapal lagi. Sesuai dengan imbauan walikota, semua industri khususnya industri kimia wajib mematuhi dan menjalankan intruksi tersebut. Karena kami waspadai itu industri kimia karena cukup berbahaya sekali,” pungkasnya. (Ully/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen
- Advertisment -DEWAN 2