CILEGON, SSC – Hujan deras yang melanda Kota Cilegon dari semalam hingga Minggu (26/12/2021) menyebabkan 3 kecamatan di Kota Cilegon terendam banjir. Sedikitnya rumah ratusan kepala keluarga mengalami kebanjiran.
Kepala BPBD Kota Cilegon, Nikmatullah mengatakan, tiga kecamatan di Cilegon yang terdampak banjir yakni Kecamatan Grogol, Jombang dan Purwakarta.
Sejumlah lingkungan yang terkena banjir diantaranya, Lingkungan Pabuaran RT 04 RW 05 Kelurahan Rawa Arum Kecamatan Grogol sebanyak 120 KK, Lingkungan Pabuaran RT 04 RW 05 sebanyak 12 KK, Lingkungan Kruwuk RT 03 RW 07, Rokal Musolah, Perumahan Metro Kelurahan Masigit, Kecamatan Jombang, Perumahan Metro Cendana RT 01 RT 04 RW 09 dan Jl. Kembar Gudang KIEC Kelurahan Kota Bumi Kecamatan Purwakarta.
Kata dia, banjir di Lingkungan Kruwuk, Kelurahan Rawa Arum Kecamatan Grogol terbilang yang terdampak paling parah. Banjir merendam rumah 120 kepala keluarga.
“Banjirnya cukup tinggi. Banjir ini pun karena tidak adanya saluran pembuangan air sehingga tidak mampu menampung air hujan,” kata Nikmatullah saat dikonfirmasi.
Ia menambahkan, untuk banjir yang terjadi di Lingkungan Kruwuk, Kelurahan Rawa Arum, BPBD Kota Cilegon menerjunkan perahu karet untuk mengevakuasi warga yang terjebak banjir.
“Untuk banjir di Lingkungan Kruwuk, kami belum ketahui penyebabya apa. Tapi kami udah siapkan 2 perahu karet untuk mengevakuasi warga. Warga kami evakusi di Masjid Daarurahman. Tenda darurat dari Dinas Sosial (Dinsos Cilegon), Tagana juga sudah dipersiapkan untuk memenuhi kebutuhan warga,” tambahnya.
Masih kata Nikmatullah, banjir yang tingginya mencapai 1 meter sudah mulai surut sekitar pukul 13.00 WIB. Meski surut, ia meminta kepada masyarakat tetap mengantisipasi terjadinya banjir susulan mengingat hujan masih terus terjadi.
“Kita masih pantau terus khawatir terjadi banjir susulan kembali,” pungkasnya. (Ully/Red)

