20.1 C
New York
Senin, April 20, 2026
BerandaPeristiwaPeringati HUT ke-103, Damkar Cilegon Optimis Dongkrak PAD Alat Proteksi Kebakaran

Peringati HUT ke-103, Damkar Cilegon Optimis Dongkrak PAD Alat Proteksi Kebakaran

-

CILEGON, SSC – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Cilegon memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Damkar ke-103 pada Hari ini, Selasa (8/3/2022).

Dalam peringatan hari yang istimewa untuk insan pemadam kebakaran ini, Kepala DPKP Kota Cilegon, Damanhuri menyampaikan optimisme untuk langkah kemajuan dinas yang dipimpinnya. Ia mengaku, kedepan pihaknya akan mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) lewat retribusi alat proteksi terkhusus di sektor industri.

“Kedepan kita akan buat agreement integritas dengan industri di Cilegon yang terbagi 4 zonasi yakni zonasi merak, zonasi Citangkil, zonasi Ciwandan dan zonasi Grogol. Industri juga harus benar-benar perduli dengan kebakaran,” kata Damanhuri kepada awak media usai upacara peringatan.

Antraksi penyelamatan yang dilakukan oleh petugas Damkar Cilegon

Damanhuri mengungkapkan, PAD yang diperoleh dari retribusi alat proteksi kebakaran tiap tahunnya mengalami peningkatan. Pada Tahun 2020, PAD mencapai Rp 70 juta. Kemudian untuk Tahun 2021, PAD mencapai Rp 120 juta. Capaian tersebut melebihi dari target Rp 89 juta yang ditetapkan.

Pada tahun ini, pihaknya optimis PAD yang diperoleh dapat tercapai. Terlebih dengan telah terbitnya Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 tahun 2020, target restribusi alat proteksi dari sektor industri dapat tercapai.

“Kita (DPKP) optimis dengan berjalanya kerjasama ini, PAD 2022 jauh lebih tinggi dari 2021 lalu. Apalagi Perda Nomor 2 tahun 2020 sudah ada tinggal di aktualisasikan saja dilapangan sesuai dengan perintah Pak Walikota Cilegon,” tambahnya.

Petugas pemadam kebakaran tengah memadamkan api dalam kegiatan HUT Damkar ke-103

Agar hal itu tercapai, DPKP berencana akan menambah belasan tenaga ahli khusus pemadam kebakaran di industri.

“Saat ini tenaga ahli baru ada 4. Rencanaya kami akan tambah 16 tenaga ahli lagi. Tenaga ahli ini nanti akan kita ajukan ke Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia (RI). Selain itu, saya juga akan cek kembali industri-industri mana saja yang memang belum terbuka dan bekerjasama dengan DPKP,” lanjutnya.

Sementara itu, Walikota Cilegon, Helldy Agustian mengaku, Kota Cilegon merupakan salah satu kota yang berbeda dengan kota/kabupaten lain. Di mana, Kota Cilegon memiliki banyak industri kimia. Dengan potensi itu, Helldy meminta agar DPKP dapat melakukan inovasi agar PAD meningkat.

Petugas tengah memanjat gedung dalam kegiatan Peringatan HUT Damkar ke-103

“Karena banyaknya industri di Cilegon jadi perlu penanganan yang berbeda juga. DPKP saya juga minta perlu adanya Inovasi baru dengan bekerjasama dengan pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Cilegon untuk segera mengunjungi industri sekaligus mengecek segala jenis peralatan pemadaman kebakaran yang mereka miliki,” ujarnya.

Helldy mengimbau, agar industri di Cilegon menghormati aturan yang telah dikeluarkan oleh pemerintah.

“Selama mereka ada di tanah Cilegon hormati perwal tersebut. Semua ini untuk kepentingan masyarakat di Kota Cilegon,” pungkasnya. (*)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen