20.1 C
New York
Jumat, Juni 5, 2026
BerandaPeristiwaHarga Kedelai Melonjak, Pedagang Tempe di Pasar Kranggot Pilih Kecilkan Ukuran

Harga Kedelai Melonjak, Pedagang Tempe di Pasar Kranggot Pilih Kecilkan Ukuran

-

CILEGON, SSC – Sejumlah pedagang tempe di Pasar Kranggot, Kota Cilegon lebih memilih memperkecil ukuran tempe yang dijualnya ketimbang harus menaikan harga. Hal itu dilakukan karena belakangan harga kedelai melonjak tinggi.

Salah satu pedagang tempe di Pasar Kranggot, Kaidah mengatakan, ia memilih untuk memperkecil ukuran agar tidak kehilangan pelanggan .

“Kalau harga tempe saya gak mau naikin harga. Cuman saya atur strategi dengan mengecilkan ukuran aja. Cukup riskan aja kalau harga tempenya saya naikan. Takut langganan saya pada pindah/gak mau beli kalau dinaikin harganya,” kata Kaidah kepada Selatsunda.com ditemui di Pasar Kranggot, Rabu (9/3/2022).

Ia mengaku, pengurangan ukuran tempe dilakukan karena harga bahan baku kedelai naik. Hal itu dibuktikan saat dia membeli tempe dari produsen belakangan ini.

Harga per satu kwintal tempe yang sebelumnya dibeli dengan harga Rp 700 hingga Rp 800 ribu, kini per kwintalnya mencapai Rp 1,1 juta – Rp 1,2 juta.

Dengan kondisi tersebut, Kaidah memilih untuk memperkecil ukuran tempe yang dijualnya untuk mengamankan ongkos bahan baku yang tinggi.

“Yang pada belanja itu nggak mau naik, jadi ya akal-akalin sendiri, tempe dikecilin,” ujarnya.

Senada dengan Kaidah, pedagang tempe lainya, Diyono, mengaku lebih aman meperkecil ukuran tempe dibandingkan dengan menaikan harga.

“Kira-kira udah hampir berapa bulan lah saya dan pedagang lainya di sini mengecilkan ukuran tempe. Daripada nanti pelanggan hilang (kabur) kita juga yang rugi,” kata Diyono.

Sementara, salah seorang pembeli, Roslina berharap tidak terjadi kelangkaan tahu dan tempe di pasaran meski harga kedelai yang naik.

“Semoga bisa normal lagi. Kalau tempe langka yang kebingungan kami (masyarakat) yang suka mengkonsumsi tempe,” pungkasnya. (Ully/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen
- Advertisment -DEWAN 2