20.1 C
New York
Senin, Mei 25, 2026
BerandaPeristiwaPolitisi PKS Nurrotul Uyun Tulis Buku Perjalanan Karirnya di Kota Baja

Politisi PKS Nurrotul Uyun Tulis Buku Perjalanan Karirnya di Kota Baja

-

CILEGON, SSC – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cilegon yang juga Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Nurrotul Uyun menerbitkan sebuah buku hasil karya sendiri. Buku yang berjudul “Catatan Uyun Wanita Kota Baja” ini berkisah tentang perjalanan karirnya sejak 2009 hingga 2022.

Nurrotul Uyun mengatakan, buku kisah tentang karirnya itu dibuat untuk memotivasi semua masyarakat khususnya kaum perempuan berkiprah sesuai dengan kompetensi dan keahlian yang dimiliki.

“Insa Allah jika semua dijalankan dengan baik bisa terlaksana. Begitu juga, dengan hadirnya buku ini, setidaknya bisa memberikan banyak kontribusi untuk masyarakat. Dalam buku ini juga, saya juga ingin mengajak kepada kaum perempuan agar bisa mengatur waktu, skala prioritas dan mengatur ritme aktivitas sehingga bisa terselesaikan tanpa harus meninggalkan tugas dan fitrah sebagai perempuan,” kata Uyun kepada awak media ditemui di DPRD Kota Cilegon, Selasa (15/3/2022).

Dalam buku ciptaanya itu, Uyun menceritakan, awal karirnya dimulai sejak tahun 1999 silam usai menyelesaikan kuliah di Bandung. Ia pun kemudian mulai bekerja sebagai karyawan magang di satu satu bank. Namun perempuan kerap disapa Bunda Uyun ini malah memutuskan untuk meniti karirnya di Kota Cilegon. Karir politiknya pun moncer saat duduk pertama kali sebagai anggota DPRD Cilegon periode 2014-2019. Lalu berlanjut hingga saat ini pada periode 2019-2024.

Uyun mengatakan, dalam bukunya itu, dia juga ingin berbagi pengalaman kepada kaum wanita bagaimana berbagi waktu sebagai politisi dan ibu rumah tangga.

“Bagaimana saya membagi waktu sebagai ibu rumah tangga juga politisi, juga saya tuliskan pada buku itu,” ujarnya.

“Seorang wanita atau bahkan ibu rumah tangga, bukanlah sebuah halangan untuk mendapatkan cita-cita atau pun keinginan,” sambungnya.

Menurut Uyun, saat ini dirinya telah mencetak kurang lebih 100 buku. Ia juga mengaku akan menulis lagi untuk membuat buku ciptakan.

“Pada buku ciptaan saya pertama ini, ada 140 halaman dengan yang sudah terbit sebanyak 50 buku. Masih ada 50 buku lagi masih dalam proses. Karya ini tidak hanya berhenti sampai sini. Insya Allah, nanti akan ada lanjutannya,” pungkasnya. (Ully/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen
- Advertisment -DEWAN 2