20.1 C
New York
Sabtu, Mei 2, 2026
BerandaPeristiwaWarga Pandeglang yang Ditandu Dikabarkan Mengembuskan Nafas Terakhir di Rumah Sakit

Warga Pandeglang yang Ditandu Dikabarkan Mengembuskan Nafas Terakhir di Rumah Sakit

-

PANDEGLANG, SSC – Suhendi (51), warga Kampung Cikeyeup, Desa Batuhideung, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang, Banten dikabarkan menghembuskan nafas terakhir di salah satu rumah sakit di Kota Serang.

Suhendi sebelumnya diketahui ditandu warga dari Kampung Dukuh Handap menuju Kampung Cikeyeup untuk dibawa ke puskesmas terdekat dengan kondisi jalan berlumpur. Suhendi ditandu dengan jalan setapak karena jaraknya terbilang lebih cepat jika dibandingkan dengan kendaraan yang berjarak sekitar 2 kilometer.

“Om, pak Hendi meninggal, jadi saya lagi sibuk dulu om,” kata Rois, salah satu kerabat Suhendi, melalui pesan singkatnya, Rabu, (04/05/2022).

Sebelumnya, Rois mengatakan, tidak hanya Suhendi saja yang ketika sakit harus ditandu. Dua bulan yang lalu, ada juga seorang warga yang harus ditandu menuju Puskesmas karena hendak melahirkan, namun sebelum tiba di Puskesmas, warga tersebut melahirkan di perjalanan.

“Warga yang ditandu bukan Suhendi saja, sekitar 2 bulan yang lalu juga ada ibu-ibu mau melahirkan ditandu tengah malam oleh warga menuju puskesmas dan sebelum sampai di puskesmas, sudah melahirkan di jalan,” kata Rois.

Rois mengatakan, dari hasil diagnosa sementara dari pihak medis, Suhendi, mengalami syaraf terjepit dan penyakit pernapasan.

“Suhendi memang sakitnya sudah lama, dan kondisinya semakin parah selama bulan puasa kemarin. Pas lebaran seperti orang akan meninggal dunia. Awalnya tidak mau dibawa berobat karena Suhendi merupakan keluarga tidak mampu. Ia merasa khawatir terhadap biaya, setelah diberi pengertian akhirnya mau untuk diajak berobat, dan kami tandu untuk dibawa berobat,” ujar Rois.

Dari peristiwa yang memilukan ini, selain mengambil hikmahnya hingga Suhendi meninggal dunia, Rois berikut warga mengharapkan perhatian dari Pemerintah Pandeglang, terhadap jalan. Karena kondisi jalan yang rusak mempersulit aktivitas warga.

“Kami berharap jalan di daerah kami segera diperbaiki dengan maksimal, memang dulu sudah pernah diberikan batu, untuk pengerasan jalan, namun kelamaan kan rusak lagi, jangan sampai warga kesulitan ketika ada yang sakit harus ditandu, karena kondisi jalan yang sulit dilalui kendaraan,” harapnya. (Rizal/Red)

Administrator
Administratorhttps://selatsunda.com
Selatsunda.com adalah portal berita yang menyajikan informasi terkini, baik peristiwa, pemerintahan, politik, ekonomi, hukum, maritim dan lifestyle di Banten maupun Nasional.
- Advertisment -DEWAN 2