CILEGON, SSC – Hampir lima bulan, pendingin ruangan atau (Air Conditioner (AC) di 4 Kantor OPD yang ada di Gedung Edhi Praja Pemkot Cilegon tak berfungsi alias rusak. Akibatnya, sebagian pegawai terpaksa membeli kipas angin dengan uang sendiri agar aktivitas tetap berjalan.
Pantauan Selatsunda.com, sejumlah pegawai yang berada di gedung tersebut terlihat menempatkan kipas angin kecil di depan meja kerjanya agar tidak kepanasan. Bahkan, ada juga pegawai yang menggunakan buku/map untuk menghilangkan rasa panas di ruangan mereka bekerja.
Sekretaris DPMPTSP Kota Cilegon Heri Suheri mengatakan tidak mengetahui penyebab AC di kantornya mati. Kondisi ini sudah terjadi sejak 5 bulan lalu.
“Pas pindahan di Desember 2021 mah adem banget. Suhu AC terasa banget. Tapi, udah 5 bulan ini panas banget. Kalau begini justru menghambat semuanya,” kata Heri kepada Selatsunda.com, Selasa (10/5/2022).
Heri menyatakan, pihaknya sudah melaporkan kondisi tersebut ke Bagian Umum Setda Kora Cilegon, namun hingga saat ini belum ada tindaklanjut untuk perbaikan.
“Sudah pernah melaporkan ke Bagian Umum. Tapi, sampai sekarang masih panas. Meskipun panas, kami tetap bekerja seperti biasa. Kan masih ada kipas angin,” tambah Heri.
Menanggapi hal ini, Plt Kepala Bagian Umum Setda Kota Cilegon Joko Purwanto tak menampik adanya keluhan pegawai terkait AC mati di Gedung Edhi Praja tersebut. Menurut Joko, hal itu terjadi karena terdapat kebocoran serta kerusakan lain pada AC central gedung tersebut.
“Gedung ini kan pakai AC central, terbagi menjadi dua jalur, ke kiri dan ke kanan. Nah, jalur ke kiri untuk lantai 6 sampai empat itu rusak, karena ada kebocoran serta lainnya,” tuturnya.
Menurut Joko, pihaknya telah memanggil teknisi untuk segera memperbaiki kerusakan pada AC. Katanya, dimungkinkan tiga lantai pada gedung tersebut kembali sejuk di bulan Mei ini. “Mudah-mudahan secepatnya diperbaiki,” pungkasnya. (Ully/Red)

