CILEGON, SSC – Minimnya penunjuk arah di jalan menuju Pelabuhan Ciwandan, Kota Cilegon dirasa cukup menyulitkan para pemudik motor. Kebanyakan dari pemudik terbantu dapat sampai ke Pelabuhan Ciwandan dengan aplikasi peta digital, Google Maps.
Hal ini yang dirasakan oleh salah satu pemudik Riski Luanda (21) warga DKI Jakarta ditemui di tenda tunggu motor di Pelabuhan Ciwandan. Ia mengaku tidak tahu lokasi Pelabuhan Ciwandan.
Untuk menuju ke Pelabuhan Ciwandan, Riski terpaksa menggunakan google maps berangkat dari Jakarta Barat.
Menurutnya, selama beberapa kali menjalani mudik ke daerah asal di Lampung, ia selalu menyebrang via Pelabuhan Merak menuju Pelabuhan Bakauheuni.
“Mau mudik ke Lampung, tadi berangkat dari Jakarta Barat. Di jalan lancar cuma saya agak nyasar-nyasar mau ke sini (Pelabuhan Ciwandan), sampe pakai Google Maps. Kan biasanya di sana (Pelabuhan Merak), ini baru pertama berangkat di sini,” kata Riski saat ditemui di Pelabuhan Ciwandan, Senin (17/4/2023) malam.
Hal serupa pun dirasakan juga oleh Sahri Jaenal (32) warga Tangerang yang baru pertama kali mudik lebaran menggunakan Pelabuhan Ciwandan. Menurut Sahri, penunjuk arah menuju Pelabuhan Ciwandan sangat minim. Karena itu, dirinya harus menggunakan Google Maps agar bisa tiba di Pelabuhan Ciwandan.
“Baru tahu saya ini (Pelabuhan) Ciwandan ini. Lokasinya juga ga tahu, tadi pakai Google Maps ke sini, kan biasanya dari (Pelabuhan) Merak kalau mudik ke Lampung,” ucap Sahri.
Saat disinggung terkait pamflet penunjuk arah menuju Pelabuhan Ciwandan di sepanjang jalan dari Serang hingga Cilegon yang disediakan pihak kepolisian, ia mengaku tidak melihat hal itu dan hanya menemuinya saat berada di simpang Cilegon.
“Ga tahu (ada penunjuk arah), lihat itu pas di sana persimpangan ke JLS (Jalan Lingkar Selatan). Makanya saya pakai Google Maps, mungkin ga ngeuh juga saya pas di jalan,” tandasnya.
Seperti diketahui, Pelabuhan Merak pada Sabtu (15/4/2023) pukul 00.00 WIB tidak diperbolehkan dilintasi pemudik motor dan truk logistik pada arus mudik lebaran 2023. Pemudik motor dan truk dibolehkan menyeberang melalui Pelabuhan Ciwandan.
Dari data harian sementara PT ASDP Indonesia Ferry (Indonesia) hingga H-6, sebanyak 3.465 pemudik roda dua telah menyebrang dari Pelabuhan Ciwandan menuju Pelabuhan Bakauheuni. (Ully/Red)

