CILEGON, SSC – Arus balik Lebaran 2023 dari Pulau Sumatera menuju Pulau Jawa sudah mulai terjadi. Tidak sedikit pemudik yang kembali bekerja ke Pulau Jawa tak terkecuali ke wilayah Provinsi Banten membawa sanak saudaranya untuk merantau dan mencari peruntungan.
Mengenai hal ini, Pejabat (Pj) Gubernur Banten, Al Muktabar tidak mempersoalkan urbanisasi masyarakat di luar Banten datang mengadu nasib ke Provinsi Banten usai Idul Fitri. Bahkan, Al Muktabar mempersilakan mereka datang untuk bekerja ke Banten. Namun ia mengimbau, bagi mereka yang mengadu nasib ke Banten harus memiliki keterampilan.
“Kita ketahui, Banten merupakan kawasan yang menarik untuk tempat saudara-saudara kita se-Indonesia untuk mengadu nasib di Banten. Tapi, jangan coba-coba mengadu nasib ke Banten, tanpa mempersiapkan betul-betul skill dan kompetensi tersebut,” kata Al Muktabar kepada Selatsunda.com, Selasa (25/4/2023).
Menurutnya, wajar ketika seseorang ingin datang ke daerah tertentu untuk bekerja dan mencari penghasilan. Namun, yang harus diwaspadai adalah ketika para pemudik datang kembali ke Provinsi Banten membawa teman atau sanak keluarga yang tidak punya kemampuan apapun untuk bekerja.
“Jangan membawa handai taulan yang tidak ada skill, tidak ada kapasitas sehingga nanti membebani keluarga atau pembangunan yang ada di Banten,” ujar Al.
Oleh karena itu, AL Muktabar meminta jika pendatang hendak mengadu nasib ke Banten tidak memliki skill atau kompetensi lebih baik tidak mengadu nasib ke Banten, melainkan bisa mengembangkan usaha atau beriwausaha di wilayah masing-masing.
“Sebaiknya di tempat masing-masing ada ruang berusaha sebaiknya dilakukan di wilayah saja. Tidak usah mengadu nasib ke Banten,” pungkasnya. (Ully/Red)

