20.1 C
New York
Kamis, Juli 9, 2026
BerandaPeristiwaProgram Inkubasi UMKM di 2024, Dinkop UMK Cilegon Sasar Generasi Z dan...

Program Inkubasi UMKM di 2024, Dinkop UMK Cilegon Sasar Generasi Z dan Milenial

-

CILEGON, SSC – Program inkubasi wirausaha untuk pelaku UMKM terus digulirkan oleh Dinas Koperasi dan UMK Kota Cilegon. Pada Tahun 2024 ini, Dinkop UMK Cilegon akan menyasar pelaku UMKM dari generasi Z dan milenial.

Kepala Dinas Koperasi dan UMK Kota Cilegon, Didin S Maulana mengatakan, pihaknya pada tahun ini dalam menjalankan program inkubasi wirausaha akan menyasar sekitar 60 pelaku UMKM. Program pendampingan dan pembinaan ini akan diprioritaskan kepada Generasi Z (Gen Z) yang berusia 17-26 Tahun dan Generasi Milenial dengan usia 27-42 Tahun.

“Jadi untuk tahun ini, program inkubasi ada 60 orang, kita akan fokuskan ke gen z dan milenial. Ini diberikan kepada mereka pelaku UMKM yang usianya dibawah 30 tahun, kemudian usaha sudah jalan maksimal 1 tahun. Jadi nantinya supaya bisa mandiri,” ujar Didin ditemui di Kantornya, Rabu (21/2/2024).

Program inkubasi yang menyasar generasi Z dan milenial, kata Didin, akan diprioritaskan kepada mereka yang telah mulai berusaha di bidang usaha industri kreatif. Karena saat ini, banyak anak muda yang banyak menggeluti usaha di sektor usaha industri kreatif.

“Kita prioritaskan ke industri kreatif. Karena itu yang berkembang di anak muda. Ada sekitar 17 industri kreatif, diantaranya pengembangan permainan kria, desain interior, musik, seni rupa, desain produk, fashion, kuliner, film, animasi video, fotografi, desain grafis, arsitektur, perikanan dan lain-lain,” tuturnya.

Didin menjelaskan, alasan menyasar generasi Z dan milenial sejalan dengan program yang dijalankan Walikota Cilegon, Helldy Agustian yakni memaksimalkan penyerapan tenaga kerja lewat UMKM.

“Kami, Dinas Koperasi ditargetkan untuk menyerap tenaga kerja salah satunya lewat program inkubasi usaha. Inkubasi ini kan untuk UMKM yang baru belajar usaha atau baru setahun, jadi nanti kita bina, kita latih  kewirausahaannya, sampai keuangannya kita bimbing. Mudah-mudahan dengan menyasar kepada anak muda, bisa menjadi wira usaha. Berarti kan dia sudah menciptakan pekerjaan minimal untuk dirinya, 1 orang. Biasanya kalau anak muda itu lebih inovatif kreatif, jadi berkembangnya cukup tinggi,” tuturnya.

Pihaknya berharap, dengan program inkubasi wirausaha ini dapat tercipta lapangan kerja dari tangan-tangan anak muda. Sehingga penyerapan tenaga kerja di Kota Cilegon semakin terbuka.

“Jadi syukur-syukur harapan kami, setahun dua tahun dia sudah punya lapangan kerja,” paparnya.

Sekedar informasi, Dinkop UMK Kota Cilegon mencatat pada 2023 ada sebanyak 18.279 pelaku UMKM di Kota Cilegon. Dari jumlah tersebut, 53 persen atau 8.936 pelaku UMKM dari status usia generasi Z dan 37 persen atau 6770 UMKM dari status usia Generasi Milenial. (Ronald/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen