20.1 C
New York
Sabtu, Mei 30, 2026
BerandaPeristiwaMahasiswa di Cilegon Soroti Realisasi PAD yang Masih Rendah

Mahasiswa di Cilegon Soroti Realisasi PAD yang Masih Rendah

-

CILEGON, SSC – Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Cilegon hingga Semester 1/2024 masih belum mencapai target. Dari target PAD Tahun 2024 sekitar Rp 1,2 triliun, realisasi hingga 28 Mei 2024 mencapai Rp 226 miliar atau kurang lebih 17,82 persen.

Realisasi PAD yang rendah ini mendapat sorotan dari kalangan mahasiswa di Kota Cilegon. Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Mahasiswa Cilegon (IMC), Arifin Solehudin mengatakan, rendahnya sektor pendapatan ini tentu harus menjadi perhatian semua pihak. Oleh karena itu, Pemkot Cilegon semestinya melakukan evaluasi sektor pendapatan tersebut.

“Memang perlu di evaluasi oleh pemerintah terkait PAD ini. Dan kita sama-sama tahu bahwa sudah ada evaluasi soal ini dengan dibentuknya Satgas PAD yang diketuai oleh Plh Asisten Daerah (Asda) II,” ujarnya kepada awak media, Rabu (26/6/2024).

Ia menganggap realisasi PAD pada Semester I/2024 tidak optimal. Dengan adanya keberadaan Satgas PAD, kata Arifin, kinerja OPD penghasil pendapatan dievaluasi dan diperiksa.

“Tentu dengan hadirnya satgas ini, tinggal di evaluasi dan diperiksa aja kinerjanya. Yang jelas, untuk semester kemarin ada ketidakmaksimalan atau belum maksimal atau keboborokan,” ujarnya.

Ia pun meminta jika Satgas PAD telah terbentuk dan dilakukan evaluasi namun PAD masih belum juga optimal, maka SDM harus dievaluasi.

“Yang pasti jika PAD itu tidak naik, kalau perlu leading sektor yang membidanginya kalau perlu mundur ya mundur, karena adanya ketidakmampuan dalam membidangi sektor tersebut,” paparnya.

Masih kata Arifin, pada semester II nanti, IMC Kota Cilegon akan mengawal bahkan menggelar audiensi dengan Pemkot Cilegon untuk memastikan PAD alami kenaikan atau tidak.

“Kita akan kawal dan audiensi betul-betul soal hal ini,” pungkasnya. (Ully/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen
- Advertisment -DEWAN 2