CILEGON, SSC – Pengurus RT dan RW se-Kota Cilegon melakukan audiensi dengan Walikota, Robinsar di Kantor Pemkot Cilegon, Kamis (10/4/2025). Audiensi dengan orang nomor satu di Kota Cilegon ini membahas beberapa hal. Diantaranya mengenai janji politik Walikota dan Wakil Walikota Robinsar-Fajar Hadi Prabowo untuk menaikan honor Ketua RT/RW 15 persen pertahun.
Ketua Paguyuban RT dan RW se-Kota Cilegon, Hariyono menjelaskan, Walikota Robinsar dalam pertemuan tadi menerangkan bahwa kenaikan honor RT/RW akan direalisasikan pada Tahun 2026. Pihaknya pun memaklumi hal itu karena keuangan daerah pada tahun ini terdampak efisiensi anggaran.
“Kita sih maklumi di tahun ini ada efesiensi anggaran. Tapi tadi Pak Walikota (Robinsar) sampaikan realisasi janji kampanye akan terealisasi di 2026 mendatang,” ujarnya ditemui usai audiensi.
Dalam kesempatan itu, kata Haryono, pihaknya juga mengusulkan permohonan agar pengurus RT dan RW dapat diberikan insentif berupa Tunjungan Hari Raya (THR). Hal itu dimohonkan, karena menurutnya, para RT dan RW ini sebagai ujung tombak pemerintahan di tatanan bawah. Di mana Tugas dan tanggung jawab yang diemban cukup besar.
“Jadi kami minta agar setiap hari raya ini, para pengurus menerima THR dari pemerintah. Mengigat, tugas kita di masyarakat cukup besar,” katanya.
Ia menyatakan, jumlah pengurus RT dan RW di Kota Cilegon saat ini mencapai 1.360 orang. Total ini terdiri dari pengurus RT sebanyak 876 dan pengurus RW sebanyak 384 orang.
“Kami sangat berharap, usulan pemberian THR setiap hari raya dan kenaikan honor bisa terealisasi,” harapnya.
Menanggapi hal ini, Walikota Cilegon, Robinsar mengaku jika kedatangan paguyuban pengurus RT dan RW ini terkait dengan mengingatkan janji kampanye kenaikan honor RT dan RW. Paguyuban juga mengusulkan insentif THR dari pemerintah.
“Kalau untuk THR itu kami tidak bisa sampaikan iya. Karena memang tidak masuk dalam janji kampanye kami. Tapi kami sudah sampaikan jika untuk janji kampanye kami sampaikan bisa terealisasi di 2026 mendatang,” pungkasnya. (Ully/Red)

