20.1 C
New York
Rabu, April 15, 2026
BerandaPemerintahanPolres Cilegon Adakan Gerakan Pangan Murah, Targetkan Penyaluran 9 Ton Beras

Polres Cilegon Adakan Gerakan Pangan Murah, Targetkan Penyaluran 9 Ton Beras

-

CILEGON, SSC – Kapolres Cilegon, AKBP Martua Raja Taripar Silitonga menyatakan, pihaknya menargetkan penyaluran sebanyak 9 ton beras dengan harga murah hingga akhir Agutus 2025. Hal ini dikatakan Kapolres Martua Silitonga saat memantau Pelaksanaan pangan murah di Polres Cilegon, Kamis (14/8/2025).

Kapolres Martua Silitonga, pada hari ini penyaluran beras murah mencapai 500 kilogram. Sejak Rabu, (6/8/2025) hingga Kamis, (14/8/2025), kata dia, beras harga murah telah disalurkan hingga 5 ton.

“Hingga hari ini sudah terjual sebanyak  5 ton dengan total pembeli 1.600 orang. Sedangkan pada Sabtu 16 Agustus 2025 nanti ditargetkan 4 ton sembako dengan target pembeli sebanyak 700 orang. Kami targetkan pada PGM ini mencapai 9 ton,” kata Kapolres.

Kapolres menambahkan, harga beras, gula, dan minyak yang dijual dalam program ini dipastikan sesuai standar Bulog dan tidak melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET). Seperti, beras dijual Rp 11.000-12.000, minyak goreng Rp 14.000-Rp 15.000, gula pasir Rp 17.500 hingga Rp 18.500 per kilo, tepung terigu Rp 13.000 hingga Rp 13.500 per kilo.

“Ini kita bantu masyarakat agar mereka tidak terbebankan dengan harga stabil di bawah HET,” tambahnya.

Ia pun mengungkapkan, pelaksanaan GPM tidak hanya dilakukan di Polres Cilegon saja. Tetapi akan digelar di beberapa tempat seperti di Kantor Kelurahan Panggung Rawi, Alun-Alun Kota Cilegon, Landmark Kota Cilegon, serta beberapa polsek di wilayah hukum Polres Cilegon.

Dia berharap GPM dapat dipertahankan dan berjalan baik tanpa masalah di setiap titiknya.

“Segera lakukan langkah-langkah manakala di pengecekan-pengecekan yang dilakukan masih ditemukan adanya harga-harga yang di atas HET,” tutur Kapolres. (Ully/Red)

 

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen