CILEGON, SSC – Pengukuhan Pengurus dan Rakerkonkot Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Apindo Kota Cilegon digelar Hari ini, Selasa (26/8/2025). Dalam pengukuhan itu, Mantan Sekjen Dewan Pimpinan Kota (DPK) Apindo Kota Cilegon, Najib Hanafi menjadi ketua periode 2025-2028. Najib mengantikan ketua sebelumnya Tomi Rahmatullah.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Walikota Cilegon, Fajar Hadi Prabowo, Kepala Disnaker Kota Cilegon, Panca Nugrahestianto dan para pengusaha yang tergabung dalam berbagai organisasi di Kota Cilegon.
Dalam sambutannya, Wakil Walikota Cilegon, Fajar Hadi Prabowo mengharapkan agar keberadaan Apindo di Kota Cilegon dapat lebih berperan aktif dalam pemberdayaan ekonomi. Apindo juga diharapkan dapat membantu pemerintah dalam peningkatan perekonomian di kalangan pelaku UMKM.
“Kota Cilegon sudah sering viral, viral yang negatif di nasional. Yang saya titipkan kepada Apindo, perekonimian di Cilegon ga boleh sakit tapi harus ditempuh. Saya mohon kepada Apindo, agar pertumbuhan ekonomi di kalangan UMKM harus diperhatikan. Kenapa? Karena sebagai kecil pertumbuhan ekonomi kita ini ditopang dari umkm-umkm yang kecil,” kata Fajar Prabowo dalam sambutannya, Selasa (26/8/2025).
Politisi muda PPP ini juga mengungkapkan, Pemkot Cilegon akan terus berkolaborasi dengan para industri sehingga perekonomian di Cilegon terus berkembang.
“Tidak ada kota industri yang maju tanpa kolaborasi. Negara ini ditopang oleh UMKM. Saat pandemi kita belajar, ketika UMKM melemah, daya beli masyarakat juga turun. Pesan saya, Apindo harus menjaga sinergi agar ekosistem industri di Cilegon sesuai dengan kebutuhan sekaligus mendorong ekonomi tumbuh positif,” kata Fajar.
Fajar juga mengingatkan agar seluruh stakeholder menjaga harmonisasi dan menghindari konflik yang bisa merugikan iklim investasi.
“Jangan sampai Cilegon viral kembali karena hal negatif. Justru harus viral positif, dengan ekonomi tumbuh dan investasi terjaga,” jelasnya.
Menanggapi hal ini, Ketua Apindo Kota Cilegon, Najib Hanafi mengatakan, Apindo Cilegon berpegang penuh terhadap visi misi dari DPP. Yakni, menjaga integritas dan menjaga pertumbuhan ekonomi secara nasional.
“Jadi kita ingin keberadaan Apindo bisa sinergi dengan pemerintah untuk menjaga industri agar lebih produktivitas serta bisa lebih kondusif sehingga mampu menjalankan kegiatan bisnisnya bisa juga menjadi jembatan untuk pemerintah,” ujarnya.
Najib yang juga Anggota DPRD Kabupaten Serang ini pun mengaku akan tetap membantu pemerintah dalam mengantisipasi terjadinya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang dilakukan oleh industri akibat lemahnya ekonomi.
“Jadi konsentrasi pusat ke daerah, bagaimana bisa membantu pemerintah dalam menghapi PHK, salah satunya dengan menciptakan lapangan pekerjaan,” imbuhnya. (Ully/Red)

