20.1 C
New York
Minggu, Mei 3, 2026
BerandaPeristiwaWalikota Cilegon Robinsar Soal Uji Kompetensi 29 Pejabat Eselon II Termasuk Sekda,...

Walikota Cilegon Robinsar Soal Uji Kompetensi 29 Pejabat Eselon II Termasuk Sekda, Ini Tanggapannya

-

CILEGON, SSC – Walikota Cilegon Robinsar menanggapi pelaksanaan uji kompetensi 29 pejabat eselon II yang saat ini tengah dilakukan Panitia Seleksi Rotasi Mutasi Pejabat Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Kota Cilegon. Robinsar menyatakan, saat in Pansel sedang melakukan wawancara pejabat eselon II. Ia menyatakan, rotasi mutasi digelar untuk penyegaran agar pejabat lebih bersemangat.

“Tim pansel sadang melakukan assessment atau wawancara terhadap eselon II yang akan segera kami lakukan penyegaran. Rotasi dalam rangka penyegaran agar ada semangat lah. Adanya motivasi lagi dalam bekerja dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kami harapkan lancar sukses sesuai dengan harapan,” ujar Robinsar kepada media usai menghadiri kegiatan Peresmian SPPG PT Krakatau Steel, Selasa (16/9/2025).

Robinsar tidak menampik dari jumlah 29 pejabat eselon II yang diuji kompetensi dari Kemarin, Senin (15/9/2025) hingga Besok, Rabu (17/9/2025), salah satunya adalah Sekda Cilegon Maman Mauludin.  Ia mengungkapkan, seluruh pejabat eselon II tetap mengikuti uji kompetensi.

“Semua eselon II, semua kita uji kompetensikan,” ucapnya.

Robinsar menegaskan, semuanya tetap diuji kompetensi tanpa terkecuali. Sesuai kompetensi masing-masing  pejabat.

“Yach Itu kan semua proses, semua kan intinya eselon II proses sesuai kompetensi masing-masing. Nanti kita lihat hasilnya seperti apa,” ungkapnya.

Saat ditanya apakah dalam rotasi mutasi ini belum cukup pertimbangan menggunakan hasil assessment eselon II di era kepemimpinan kepala daerah sebelumnya, Robinsar mengatakan, uji kompetensi yang digelar saat ini untuk penguatan.

Ia melakukan uji kompetensi ini sebagai pertimbangan kepadanya untuk menentukan pejabat yang benar-benar layak, sesuai kemampuan.

“Itu (hasil assessment kepala daerah sebelumnya) memang salah satu, salah satu data, memang dalam rangkaian. itu membutuhkan satu wawancara pansel ini, dan memang assement itu masih kita pakai, karena masih berlakulah,” paparnya.

“Tapi pada prinsipnya semua pola yang kami lakukan ini, dalam rangka memberikan input kepada kami selaku pimpinan dalam rangka nanti menentukan siapa memang yang layak dan kompetensi dibidang masing-masing,” sambungnya.

Ia menegaskan dalam rotasi mutasi pejabat eselon II akan menentukan secara profesional. Rotasi mutasi ditegaskan Robinsar, tidak berdasarkan suka atau tidak suka atau like or dislike.

Karena selama 6 bulan menjabat, Robinsar mengaku telah menilai mana kepala OPD yang bekerja baik, kurang baik bahkan biasa saja.

Sekali lagi, ia menyatakan, perlunya uji kompetensi itu untuk penguatannya menentukan pejabat yang benar-benar kompeten.

“Insya Allah, kami pastikan itu, semangat profesional, semangat transparansi, kami akan dorong. Karena kami selama 6 bulan, kami melihat dan memantau mana memang kepala OPD yang bekerja dengan baik, mana yang mungkin kurang baik dan mana yang mungkin biasa saja, kita sudah menilai itu. Tapi kita butuh data yang memang dalam rangka penguatanlah. Apa yang menjadi arah keputusan kami,” terangnya.

Robinsar menyatakan, keputusannya rotasi mutasi pejabat eselon II diperkirakan akan diumumkan pekan depan setelah pansel menyerahkan hasil uji kompetensi.

“Paling lambat minggu depan sudah pengumuman. Jadi Senin Selasa Rabu (pekan ini), tim pansel (selesai) wawancara,  kamis jumat akan memberikan laporan, minggu depan akan kita umumkan,” pungkasnya. (Ronald/Red)

Administrator
Administratorhttps://selatsunda.com
Selatsunda.com adalah portal berita yang menyajikan informasi terkini, baik peristiwa, pemerintahan, politik, ekonomi, hukum, maritim dan lifestyle di Banten maupun Nasional.
- Advertisment -DEWAN 2