20.1 C
New York
Selasa, Februari 10, 2026
Beranda Peristiwa Pemkot Cilegon Bakal Datangkan Tim Ahli dari ITB Cari Solusi Tuntaskan Bencana

Pemkot Cilegon Bakal Datangkan Tim Ahli dari ITB Cari Solusi Tuntaskan Bencana

0
261
Banjir melanda Lingkungan Kranggot, Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Jombang, Senin (12/1/2026). Foto Ronald/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Bencana Kota Cilegon sepakat untuk tidak lagi menggunakan cara-cara parsial dalam menangani banjir. Dalam waktu dekat, Pemkot Cilegon berencana menggandeng tim ahli dari Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk melakukan kajian ilmiah yang mendalam dan menyeluruh (holistik).

Plt Sekda Kota Cilegon, Ahmad Aziz Setia Ade Putra menjelaskan, penanganan banjir memerlukan pendekatan keilmuan yang tepat. Selama ini, analisis penyebab banjir hanya didasarkan pada pengamatan kasat mata dan pengalaman semata.

“Kita tidak bisa mengandalkan pengetahuan yang terbatas. Kami ingin menggandeng tenaga ahli dari ITB agar bisa memetakan penanganan banjir di Cilegon secara tuntas sesuai keilmuannya. Kalau kami hari ini bicaranya hanya berdasarkan pengalaman saja,” kata Aziz kepada awak media usai FGD yang digelar di Aula Setda II Kota Cilegon,” Rabu (14/1/2026).

Aziz menjelaskan, selama ini penyebab banjir terjadi di Cilegon yakni, adanya Kerusakan lingkungan yang dilakukan oleh manusia.

Kedua, adanya penyempitan drainase, sedimentasi (pendangkalan), serta ukuran jembatan dan gorong-gorong yang terlalu kecil.
Dan ketiga, adanya aliran air menuju laut yang tidak lagi memadai.

“Selama ini kita hanya melihat dan mengevaluasi penyebab banjir di Cilegon sepeti itu. Makannya, kami mengandeng tim ahli untuk bisa membantu kami apakah sebenarnya penyebab banjir tersebut terjadi,” jelas Aziz.

Terkait pembiayaan untuk melibatkan tim ahli dari ITB, Dewan menjelaskan bahwa anggaran tersebut sudah tersedia melalui skema riset di daerah.

“Anggarannya ada di Bappeda Litbang, di sana ada bidang riset. Sudah ada wadah dan anggarannya, tinggal menyesuaikan dengan kebutuhan analisis bencana banjir yang akan kita gunakan,” jelas Aziz.

Langkah dengan menggandeng tim ahli dari ITB ini diharapkan menjadi titik balik bagi Kota Cilegon dalam bertransformasi menjadi kota yang lebih tangguh terhadap bencana, dengan memadukan tindakan tegas di lapangan (action) dan kajian akademis yang akurat. (Ully/Red)