20.1 C
New York
Minggu, Mei 24, 2026
Beranda Peristiwa Pekerjaan Pembangunan Pipa Air Bersih Sekmen 1 di Merak Diperpanjang, Perumda Cilegon...

Pekerjaan Pembangunan Pipa Air Bersih Sekmen 1 di Merak Diperpanjang, Perumda Cilegon Mandiri Jelaskan Alasannya

0
324
Direktur Perumda Air Minum Cilegon Mandiri, Ihwan Kurniawan. (Foto Ronald/Selatsunda.com)

CILEGON, SSC – Pembangunan jaringan pipa distribusi air bersih sekmen 1 yang dikerjakan Perumda Air Minum Cilegon Mandiri sepanjang 5,3 kilometer dari area dekat PT Ineos, Kecamatan Grogol hingga PT ASDP Merak, Kecamatan Pulomerak, masa pekerjaannya diperpanjang. Perpanjangan itu dilakukan karena dalam pekerjaan terdapat sejumlah kendala salah satunya faktur hujan.

Direktur Perumda Air Minum Cilegon Mandiri, Ihwan Kurniawan mengatakan,  awalnya masa pekerjaan pembangunan pipa air bersih sekmen 1 berakhir pada 26 Desember 2025. Namun karena pada Desember terjadi hujan dengan intensitas tinggi, pekerjaan tidak dapat diselesaikan sesuai masa berakhir yang ditetapkan.

“Perlu saya sampaikan, kami memperpanjang kontrak, yang awalnya itu berakhir 26 Desember 2025 karena ada kendala cuaca, di Desember hujan mulai sering, secara teknis kami tidak dapat melanjutkan pekerjaan kalau hujan,” ujar Ihwan kepada media di kantornya, Selasa (27/1/2026).

Ihwan menyatakan, bilamana hal itu dipaksakan untuk sesuai rencana maka pipa diperkirakan tidak tersambung sempurna. Dan hal itu berpotensi menyebabkan kebocoran.

“Sebab pengelasan pipa harus dilakukan dalam kondisi tepat, kalau dipaksakan malah nanti berakibat tidak sempurna sambungan pipa yang akhirnya menyebabkan kebocoran,” ucapnya.

Selain kendala hujan, hal lain yang membuat pekerjaan tertunda karena banyak industri sekitar yang meminta penjelasan teknis terkait pekerjaan.

“Ada beberapa hal yang membuat pekerjaan delay, banyak stakeholder, pabrik yang kita lewati meminta penjelasan teknis dahulu. Karena khawatir ada dari beberapa infrastruktur mereka, khawatir terganggu. Jadi pekerjaan musti berhenti dahulu,” paparnya.

Dengan adanya pertimbangan tersebut, kata Ikhwan, pihaknya memperpanjang masa kontrak pekerjaan hingga 25 Januari 2026.

“Kontrak pertama 26 Desember diperpanjang 1 bulan menjadi 25 Januari 2026,” ucapnya.

Ihwan menyinggung sempat beredar informasi bahwa pekerjaan belum rampung namun pembayaran telah diselesaikan. Informasi tersebut adalah tidak benar.

“Makanya sempat ada informasi pekerjaan belum selesai, tetapi dibayar 100 persen, itu tidak benar. Yang benar, kami memperpanjang waktu pekerjaan,” terangnya.

Saat ini, kata Ihwan, pekerjaan fisik sekmen 1 yang menelan anggaran kurang lebih Rp 2,5 miliar itu telah selesai tanggal 5 Januari 2026. Dari tanggal itu sampai saat ini, dilakukan uji tekan untuk mengetahui ada tidaknya kebocoran.

“Dan alhamdulillah, waktu itu diperpanjang 25 Januari 2026, pekerjaan selesai tanggal 5 Januari. Itu kita langsung tes uji tekan. Karena saya ingin tahu ini kualitas pekerjaan mereka bagus atau tidak. Kalau tes tekan, itu membuka valve,” ujarnya.

“Nah dari tanggal 5 Januari sampai hari ini 27 Januari sudah 22 hari, posisi angka di monitor, masih diangka nol. Artinya tidak ada kebocoran,” sambungnya.

Ia menyatakan, saat ini pekerjaan pembangunan pipa jaringan air bersih sekmen 1 telah selesai. Sambil menunggu pembangunan jaringan pipa sekmen 2 dari ASDP Merak-Lebak Gede dan sekmen 3 dari Lebak Gede-Suralaya selesai, pihaknya mendata masyarakat atau stakeholder yang membutuhkan air bersih.

“Yang kemarin itu, dari hotel, niaga-niaga, perkantoran, masyarakat juga. Terutama kita akan membuka komunikasi dengan ASDP. Karena mereka juga butuh air bersih. Kami sudah hitung, pembagiannya. Dan itu tidak akan mengganggu supply yang ada di perbukitan,” pungkasnya. (Ronald/Red)